Ketahui Tipe dan Cara Menghitung Bunga Tabungan

redaksi.co.id - Ketahui Tipe dan Cara Menghitung Bunga Tabungan Di dalam kegiatan operasionalnya, semua bank mengeluarkan produk tabungan, yang pada dasarnya produk ini adalah salah satu...

50 0

redaksi.co.id – Ketahui Tipe dan Cara Menghitung Bunga Tabungan

Di dalam kegiatan operasionalnya, semua bank mengeluarkan produk tabungan, yang pada dasarnya produk ini adalah salah satu produk wajib yang dimiliki oleh bank. Tabungan adalah salah satu sumber dana yang akan dimanfaatkan oleh bank di dalam menjalankan bisnis, dengan begitu bisa dikatakan bahwa tabungan adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada keberlangsungan bisnis yang dijalankan oleh sebuah bank.

Tabungan merupakan simpanan berupa dana dari pihak ketiga perorangan atau badan usaha pada bank, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan media tertentu. Namun perlu diingat bahwa tabungan tidak bisa ditarik dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan berbagai alat lainnya yang fungsinya sama dengan kedua hal tersebut.

Untuk memiliki sebuah rekening tabungan, maka kita harus mendatangi bank dan membuka sebuah rekening tabungan di sana. Hal ini tentu saja hanya bisa dilakukan jika kita memenuhi segala ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak bank. Persyaratan standar yang ditetapkan oleh bank untuk membuka sebuah rekening tabungan adalah dengan cara membawa identitas diri yang berlaku (KTP), serta mengisi formulir pengajuan tabungan yang telah disediakan oleh bank. Hanya dalam waktu yang singkat saja, costumer service akan memproses data yang kita ajukan dan kita dapat membawa pulang sebuah buku tabungan serta ATM (jika dikehendaki).

Untuk dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan melalui rekening tabungan yang kita miliki, maka kita harus memastikan ketersediaan dana atau saldo di dalam rekening tersebut. Kita dapat mengisi dana tersebut dengan cara melakukan setoran ke dalam rekening tabungan yang kita miliki, maka selanjutnya kita bisa menggunakan dana tersebut dalam berbagai aktivitas perbankan yang kita butuhkan.

Contoh Tabungan viariftom.com

Sebagai sumber dana yang besar dan produk yang menjadi unggulan, maka sudah sewajarnya pihak bank benar-benar memikirkan strategi dalam meningkatkan jumlah pengguna mereka. Hal ini bisa kita lihat dari kemunculan berbagai macam jenis tabungan yang pada dasarnya memiliki sejumlah manfaat dan keuntungan masing-masing.

Namun secara garis besar dan melihat kepemilikannya, maka tabungan bisa dibedakan menjadi dua, yakni:

Rekening tabungan tunggal adalah rekening yang status kepemilikannya terdiri dari satu orang saja.

Rekening tabungan gabungan adalah rekening tabungan yang status kepemilikannya lebih dari satu orang, di mana pihak pemilik rekening gabungan biasanya dua orang, namun bisa saja lebih dari dua orang (tergantung pada kebijakan setiap bank).

Selanjutnya rekening tabungan gabungan ini bisa dibedakan menjadi dua bagian, yakni:

Rekening tabungan ini adalah rekening tabungan yang mana segala tindakan atas rekening tersebut harus dilakukan oleh semua pihak pembentuk rekening gabungan. Di dalam maupun beragam transaksi lainnya yang terjadi di dalam rekening tabungan gabungan And, harus ditandatangani secara bersama-sama oleh pembentuk rekening tersebut.

Ini merupakan jenis rekening gabungan yang memungkinkan segala tindakan yang terkait dengan rekening tersebut bisa dilakukan hanya dengan melibatkan salah satu pihak pembentuk rekening. Dengan begitu, penarikan dana dan juga instruksi lainnya bisa berjalan meski hanya ditandatangani oleh salah satu pembentuk rekening tersebut.

Bagi setiap pembentuk rekening tabungan gabungan, baik itu rekening gabungan And atau Or tidak akan diberikan fasilitas kartu ATM, dengan begitu pemilik ataupihak yang tergabung di dalam rekening tersebut harus mendatangi bank untuk melakukan berbagai transaksi keuangannya melalui passbook (buku tabungan).

Bunga Tabungan via blogspot.com

Sebagai pihak yang menerima sejumlah dana tabungan atausimpanan dari para nasabahnya, maka bank juga menerapkan sejumlah bunga di dalam tabungan tersebut. Meski berbeda-beda dan tergantung pada kebijakan masing-masing bank, namun pada dasarnya besaran bunga ini akan ditentukan langsung oleh Bank Indonesia dan sekaligus diawasi penerapannya di dalam setiap bank.

Secara garis besar, terdapat tiga metode perhitungan bunga yang diterapkan oleh bank pada tabungan nasabahnya:

Dalam perhitungan ini, bunga tabungan akan didasarkan pada jumlah saldo terendah yang terjadi pada bulan laporan, di mana jumlah saldo tersebutlah yang akan digunakan sebagai acuan dalam perhitungan bunga.

Contoh:

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

01/04/2015

Saldo Awal

10.000.000

10.000.000

04/04/2015

Setoran Tunai

5.000.000

15.000.000

06/04/2015

Setoran Tunai

7.000.000

22.000.000

15/04/2015

Penarikan Tunai

10.000.000

12.000.000

17/04/2015

Penarikan Tunai

1.000.000

11.000.000

28/04/2015

Setoran Tunai

3.000.000

14.000.000

Bunga tabungan yang berlaku adalah 6% per tahun.

Maka perhitungan bunga = (Jumlah saldo terendah x suku bunga % x jml hari pd bulan laporan) / Jumlah hari dalam 1 tahun

Berdasarkan tabel di atas, saldo terendah yang terdapat dalam tabungan tersebut adalah Rp 10.000.000,-

Maka kita bisa menghitungnya dengan cara berikut:

Bunga tabungan : Rp 10.000.000,- X 6% x 30 / 365 = Rp 49.315,-

Bunga sebesar Rp 49.315,- merupakan bunga gross (belum dipotong pajak).

Maka pajak bunga tabungan tersebut: 20% x Rp 49.315 = Rp 9.863,-

Jadi bunga yang diterima oleh nasabah: Rp 49.315,- Rp 9.863,- = Rp 39.452,-

Perhitungan bunga dengan menggunakan metode ini didasarkan pada rata-rata saldo harian pada bulan berjalan, sehingga nilai rata-rata tersebut yang akan dijadikan acuan dalam perhitungan bunga.

Contoh:

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

01/05/2015

Saldo Awal

10.000.000

10.000.000

04/05/2015

Setoran Tunai

5.000.000

15.000.000

06/05/2015

Setoran Tunai

7.000.000

22.000.000

15/05/2015

Penarikan Tunai

10.000.000

12.000.000

17/05/2015

Penarikan Tunai

1.000.000

11.000.000

28/05/2015

Setoran Tunai

3.000.000

14.000.000

Maka perhitungan bunga = (Saldo rata-rata harian x suku bunga % x jml hari pada bulan berjalan) / Jumlah hari dalam 1 tahun

Menghitung saldo rata-rata harian:

10.000.000 x 3 hari (tgl 1-3) = 30.000.000

15.000.000 x 2 hari (tgl 4-5) = 30.000.000

22.000.000 x 9 hari (tgl 6-14) = 198.000.000

12.000.000 x 2 hari (tgl 15-16) = 24.000.000

11.000.000 x 11 hari (tgl 17-27) = 121.000.000

14.000.000 x 4 hari (tgl 28-31) = 56.000.000

Jumlah = 459.000.000

Saldo rata-rata harian : 459.000.000 / 31 = 14.806.452

Bunga : (14.806.452 x 6% x 31) / 365 = Rp 75.452,- (belum dipotong pajak).

Pajak bunga tabungan: 20% x Rp 75.452,- = Rp 15.090,-

Maka bunga tabungan yang diterima oleh nasabah: Rp 75.452,- – Rp 15.090,- = Rp 60.362,-

Perhitungan bunga dengan menggunakan metode ini akan didasarkan pada besarnya saldo harian pada bulan berjalan, sehingga dasar perhitungannya mempertimbangkan saldo tabungan setiap harinya.

Contoh:

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

01/06/2015

Saldo Awal

10.000.000

10.000.000

04/06/2015

Setoran Tunai

5.000.000

15.000.000

06/06/2015

Setoran Tunai

7.000.000

22.000.000

15/06/2015

Penarikan Tunai

10.000.000

12.000.000

17/06/2015

Penarikan Tunai

1.000.000

11.000.000

28/06/2015

Setoran Tunai

3.000.000

14.000.000

Bunga tabungan yang berlaku adalah sebesar 6%.

Maka perhitungan bunga = (Saldo harian x suku bunga % x jml hari pd bulan berjalan) / Jml hari dalam 1 tahun.

Bunga yang diterima:

Tanggal

Saldo

Jumlah Hari

Bunga Harian

1-3

10.000.000

3

10.000.000 x 6% x (3 / 365) = 4.931

4-5

15.000.000

2

15.000.000 x 6% x (2 / 365) = 4.931

6-14

22.000.000

9

22.000.000 x 6% x (9 / 365) = 32.547

15-16

12.000.000

2

12.000.000 x 6% x (2 / 365) = 3.945

17-27

11.000.000

11

11.000.000 x 6% x (11 / 365) = 19.890

28-30

14.000.000

3

14.000.000 x 6% x (3 / 365) = 6.905

Jumlah bunga selama bulan juni adalah sebesar: Rp 73.149 (bunga gross)

Pajak bunga tabungan: 20% x Rp 73.149 = Rp 14.629,-

Jadi bunga tabungan yang diterima oleh nasabah: Rp 73.149,- – Rp 14.629,- = Rp 58.520,-

Perhitungan bunga tabungan yang diterapkan oleh masing-masing bank bisa saja berbeda antara satu bank dengan bank lainnya, di mana hal ini akan sangat tergantung pada kebijakan yang digunakan oleh bank. Kita bisa menanyakan hal tersebut ke customer service pada saat kita membuka rekening tabungan di sana.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!