Selama Tahun 2016 Ini Ada 4.000 Lembar Uang Palsu Dilaporkan ke Bank Indonesia

redaksi.co.id - Selama Tahun 2016 Ini Ada 4.000 Lembar Uang Palsu Dilaporkan ke Bank Indonesia Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini KinantiBANDAR LAMPUNG - Sepanjang Januari-Juli...

7 0

redaksi.co.id – Selama Tahun 2016 Ini Ada 4.000 Lembar Uang Palsu Dilaporkan ke Bank Indonesia

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

BANDAR LAMPUNG – Sepanjang Januari-Juli 2016, ada empat ribu lembar uang palsu yang dilaporkan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Lampung.

Jumlah tersebut umumnya adalah pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 100 ribu.

Asisten Direktur KPBI Lampung Indrajaya mengatakan, laporan uang palsu tersebut didominasi perbankan.

Biasanya, mereka melaporkan karena meragukan keaslian uang rupiah yang mereka terima dari nasabah. ‘

Selain perbankan, ada juga laporan yang datang dari masyarakat.

“Pelaporan uang palsu tersebut sebenarnya menimbulkan kekhawatiran. Karena semakin banyak pelaporan, berarti uang palsu yang beredar di Lampung semakin banyak,” ujar Indrajaya dalam acara BI Goes to Plaza di Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (17/8/2016).

Namun, pelaporan uang palsu itu juga ada sisi positifnya karena semakin banyaknya pelaporan, berarti semakin banyak masyarakat yang telah teredukasi mengenai perbedaan uang palsu dan uang asli.

Cara membedakan uang palsu dan uang asli, menurut Indrajaya, sebenarnya mudah.

Masyarakat cukup melakukan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang.

Jika dilihat, uang asli memiliki gambar yang cerah dan warna yang terang sedangkan, uang palsu lebih redup dan suram.

Kalau diraba, uang asli akan terasa cetakan intaglio yang kasar, sedangkan uang palsu terasa lembut karena menggunakanoffset.

Kemudian jika diterawang, uang asli akan terlihat tanda air berupa gambar pahlawan sedangkan, uang palsu biasanya tanda air bukan gambar pahlawan.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!