5 Pemain Barcelona dan Real Madrid yang Dicap Pengkhianat

redaksi.co.id - 5 Pemain Barcelona dan Real Madrid yang Dicap Pengkhianat Persaingan Barcelonadan Real Madrid mencapai intensitas yang luar biasa. Adu gengsi, tensi tinggi, bertikai dalam...

65 0

redaksi.co.id – 5 Pemain Barcelona dan Real Madrid yang Dicap Pengkhianat

Persaingan Barcelonadan Real Madrid mencapai intensitas yang luar biasa. Adu gengsi, tensi tinggi, bertikai dalam pertandingan, hingga hujan kartu menjadi hal yang biasa ketika kedua klub bertemu.

Namun, tidak berarti kedua klub tidak pernah bertukar pemain. Proses transfer pemain masih terjadi, baik itu dari Barcelona ke Real Madrid atau pun sebaliknya. Pemain yang menyeberang umumnya karena kontraknya habis. Hanya beberapa pemain yang pindah dengan biaya transfer.

Beberapa pemain hebat pernah membela kedua klub, namun ada pemain yang membela klub lain terlebih dahulu sebelum bergabung ke Barcelona atau Real Madrid. Beberapa pemain tersebut, di antaranyaSamuel Eto’o, Ronaldo Nazario, Gheorghe Hagi, dan Robert Prosinecki.

Eto’o menjadi kasus yang spesial karena ia merupakan didikan akademi El Real yang tidak pernah mendapat kesempatan bermain. Eto’o dilepas ke Real Mallorca hingga akhirnya direkrut Barcelona pada 2004 dan menjadi satu di antara striker terbaik yang pernah dimiliki skuatLaBlaugrana.

Berikut ini lima perpindahan pemain antara Barcelona dan Real Madrid*:

*)Pemain yang merupakan pemain yang pindah langsung ke klub rival tanpa melalui klub lain.

1. Bernd Schuster (1988)

Bernd Schuster menjadi pemain penting Barcelona pada periode 1980-1988. Ia menjadi sosok pemimpin di lini tengah Barcelona dan mencetak banyak gol. Schuster mencatatkan 238 penampilan dan menyumbang 87 gol selama berkarier di Camp Nou.

Setelah kontraknya habis pada 1988, Schuster membuat keputusan kontroversial dengan hengkang ke Real Madrid. Selama berkostum Los Blancos, Schuster tampil sebanyak 86 kali dan mencetak 15 gol. Tidak sampai di situ, ia kembali membuat keputusan kontroversial dengan bergabung ke Atletico Madrid pada 1990.

Schuster pernah kembali ke El Real sebagai pelatih selama satu setengah musim pada periode 2007-2008.

2. Michael Laudrup (1994)

Michael Laudrup bergabung ke Barcelona pada 1989 setelah diboyong dari Juventus. Laudrup menjadi pilar utama El Barca bersama Hristo Stoichkov dan Ronald Koeman di bawah kepemimpinan Johan Cruyff.

Laudrup merasakan kesuksesan bersama Barcelona dengan mengoleksi empat trofi La Liga pada periode 1990-1994 dan Piala Champions 1992. Pada 1994, hubungan Laudrup dan Cruyff memburuk. Ia pun akhirnya memutuskan untuk hengkang ke Real Madrid dengan nilai transfer 9 juta euro.

Pada musim perdana bersama El Real, pemain asal Denmark tersebut langsung mempersembahkan trofi La Liga dan mematahkan dominasi Barcelona di Spanyol. Laudrup menjadi pemain pertama yang menjuarai La Liga lima kali berturut-turut untuk dua klub yang berbeda.

3. Luis Enrique (1996)

Luis Enrique meniti karier di klub Sporting Gijon. Pada 1991, Real Madrid merekrutnya untuk memperkuat lini tengah Los Blancos. Lima musim berada di Santiago Bernabeu, Enrique mencatatkan penampilan sebanyak 213 kali dan menyumbang 18 gol. Meskipun menjadi bagian dari skuat utama, manajemen Real Madrid memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya ketika habis pada 1996.

Barcelona pun datang menawarkan kesempatan bermain kepada Enrique. Ia menerima tawaran tersebut dan berhasil merebut hati para pendukung Barcelona. Ia bahkan sempat menjadi kapten tim. Enrique pensiun setelah delapan musim membela Blaugrana. Ia mencatatkan total 300 penampilan dan menyumbang 109 gol untuk Barcelona.

Pada suatu kesempatan, pria yang saat ini menjabat sebagai pelatih Barcelona pernah mengatakan, ia tidak pernah mendapat apresiasi dari para pendukung Real Madrid ketika ia berada di klub tersebut.

4. Luis Figo (2000)

Luis Figo menjadi pemain yang paling kontroversial dan dibenci suporter Barcelona. Pemain asal Portugal tersebut datang pada 1995 dan menjadi idola publik Camp Nou. Ia bahkan ditunjuk menjadi kapten tim di Blaugrana.

Pada 2000, Real Madrid menebus klausul penjualan sang pemain yang mencapai angka 60 juta dolar AS. Harga ini membuat Figo menjadi pemain termahal di dunia. Ia pun hengkang ke Santiago Bernabeu dan dicap sebagai penghianat oleh Los Cules.

Suporter Barcelona membuat Figo merasakan mimpi buruk setiap Real Madrid bertandang ke Camp Nou. Jika hanya cacian, mungkin sudah menjadi hal yang biasa, namun Figo mendapat perlakuan yang luar biasa setelah ia dilempar berbagai benda, termasuk kepala babi ketika akan mengambil sepak pojok.

5. Javier Saviola (2007)

Hingga kini, Javier Saviola menjadi pemain terakhir yang melakukan perpindahan langsung. Pemain asal Argentina tersebut hengkang ke Barcelona pada 2001 sebagai satu di antara striker berbakat. Pergantian pelatih yang terjadi di Barcelona membuat dirinya terpinggirkan dari skuat utama.

Saviola sempat menjalani masa peminjaman di AS Monaco dan Sevilla. Pada musim terakhir di Camp Nou, ia mencatatkan 18 penampilan di La Liga dan menyumbang lima gol. Kontrak sang pemain habis pada akhir musim 2006-07. Manajemen klub memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak sang pemain.

Saviola membuat keputusan kontroversial dengan bergabung ke Real Madrid dengan status bebas transfer pada 2007.

Sumber: Berbagai Sumber

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!