4 Hal Penting Agar Keuangan Rumah Tangga Selalu Sehat

81

redaksi.co.id – 4 Hal Penting Agar Keuangan Rumah Tangga Selalu Sehat

Bukan artis, tapi rumah tangga kok rasanya goyang melulu. Hmm..Jangan-jangan ada yang salah dalam hal keuangan.

Duit adalah hal krusial dalam hidup. Orang bisa happy-happy berkat duit. Bisa juga sebaliknya.

Sekali saja menganggap remeh urusan duit, siap-siap biduk rumah tanggamu terombang-ambing kayak kapal diterpa badai. Iya kalau kemudian bisa terselamatkan. Kalau akhirnya rumah tangga rusak?

Jangan sampailah, ya. Makanya, ada beberapa hal agar keuangan rumah tangga selalu sehat.

Simak daftarnya di bawah ini:

1. Sudahkah kita mengatur keuangan sendiri?

Sebelum ikut mengatur keuangan rumah tangga, lihat dulu. Bisa gak kita mengatur keuangan sendiri. Saat sudah berumah tangga, segala urusan di dalamnya menjadi tanggung jawab bersama.

Jadi, gak bisa misalnya istri bertugas mengatur keuangan, suaminya cari duit. Mungkin istri memang tugas utamanya mengatur keuangan. Tapi, suami tetap harus melakukan kontrol. Begitu pula sebaliknya.

Penghasilan suami-istri gede, tapi percuma kalau gak ada manajemen

Karena itulah kita mesti memastikan bahwa pengaturan keuangan kita udah mumpuni. Gak lucu dong keuangan sendiri gak diatur tapi mau mengatur keuangan keluarga, yang kepalanya lebih banyak.

2. Maukah kita terbuka?

Mau nikah, artinya mau sama-sama terbuka. Termasuk dalam hal keuangan. Berapa gajinya, punya utang gak. Mantan pacarnya berapa, eh, ini gak perlu.

Suami-istri mestinya susah-senang ditanggung bersama. Kalau ada utang, ya diceritakan saja. Terus cari solusi bersama biar sama-sama enak.

Bukan malah ditutup-tutupi. Sikap baru terbuka begitu ada debt collector datang menagih bawa pentungan. Telat deh.

Daripada pakai satu kepala, kan lebih baik berpikir dengan dua kepala. Siapa tahu mentok di satu kepala, kepala yang lain memberikan solusi.

Asal jangan gontok-gontokan saja. Sikap terbuka ini mesti dibarengi dengan sikap mau mengalah. Makanya, komunikasi mesti dijalankan dengan baik agar gak timbul salah paham.

3. Punya rencana investasi apa?

Saat memadu kasih, kecenderungannya adalah duit habis karena dipakai buat beli ini-itu. Coba deh bertindak out of the box.

Ketika pacaran, ngirit sengirit-ngiritnya! Nanti, duitnya bisa dipakai bersama saat berumah tangga. Termasuk buat biaya nikah, yang saat ini wow banget apalagi di kota besar.

Itulah salah satu bentuk investasi buat rumah tangga. Selain itu, susun rencana mau investasi apa saja ketika berumah tangga. Tabungan saja gak cukup.

Coba investasi reksa dana, atau emas yang paling simpel. Itu kalau situ serius nikah, ya.

4. Mau memutuskan bersama?

Hal-hal yang menyangkut rumah tangga mesti diputuskan bersama. Bukan sepihak oleh kita, apa pun alasannya.

Diskusi soal keuangan diperlukan agar kelak langkah yang diambil bisa dipertanggungjawabkan bersama pula. Gak mau dong, misalnya, istri marah-marah gara-gara suami beli gadget baru gak omong-omong.

Itu contoh simpelnya. Yang lebih parah, suami pinjam duit gak pakai diskusi. Duitnya lenyap, gak bisa bayar. Istri bisa-bisa minggat.

Itulah 4 hal tentang keuangan yang bisa merusak rumah tangga. Monggo, silakan saja sepelekan masalah ini kalau sudah siap menanggung risikonya.

Fondasi rumah tangga gak hanya cinta kasih. Lebih dari itu, kekuatan finansial diperlukan agar konstruksi itu makin kuat.

Toh, banyak suami-istri yang bisa hidup bersama hingga maut memisahkan walau serba terbatas. Jadi, ingat, banyaknya duit bukanlah ukuran langgeng-tidaknya pernikahan.

Mengatur keuangan, itu jauh lebih penting. Coba tanyakan ke orang tua bagaimana mereka mengarungi samudra pernikahan hingga serenta itu. Mungkin ada ide yang bisa kita gali dan terapkan untuk rumah tangga kita sendiri.

(red/iti/mi/anik/SUH)

loading...

Comments

comments!