Selama 4 Tahun Pria Ini Gemar Minum Deterjen Pencuci Pakaian

redaksi.co.id - Selama 4 Tahun Pria Ini Gemar Minum Deterjen Pencuci Pakaian Saat ini mengonsumsi teh, kopi atau minuman beralkohol sudah menjadi salah satu gaya hidup...

20 0

redaksi.co.id – Selama 4 Tahun Pria Ini Gemar Minum Deterjen Pencuci Pakaian

Saat ini mengonsumsi teh, kopi atau minuman beralkohol sudah menjadi salah satu gaya hidup warga metropolitan. Bahkan tidak jarang banyak orang yang kini mulai kecanduan. Bukan tidak mungkin jika kebiasaan tersebut tidak segera dikurangi akibatnya fatal bagi kesehatan dan dapat berujung pada kematian.

Namun, pria bernama Zhang Yue asal Congqing, Tiongkok ini justru kebalikannya. Kegemarannya meminum deterjen cair pencuci pakaian setiap hari tidak membuat fisiknya lemah. Bahkan semakin kuat.

“Saya telah mendatangi sejumlah rumah sakit untuk membicarakan kecanduanku ini. Yang paling mengejutkan saat dokter mengatakan fisikku dalam keadaan baik-baik saja. Tentu saja mereka tidak menyarankan pasien lainnya untuk meminum deterjen seperti aku,” tutur Zhang yang dilansir dari Shanghaiist.com, Jumat (19/8/2016).

Kebiasaan buruk Zhang dimulai pada 2012. Awalnya pria yang kini telah berumur 31 tahun itu merasa penasaran dengan rasa deterjen. Ia pun langsung menjajalnya.

Setelah beberapa tegukan, Zhangjadi ketagihan. Bila merasa belum cukup, ia akan kembali menegak satu botol sampo sampai habis. Dalam empat tahun terakhir, setiap harinya Zhangselalu menghabiskan setengah botol deterjenpakaian cair.

Kebiasaan unik ZhangYuemembuatnya menjadi selebritis baru di Negeri Tirai Bambu. Namun tidak bagi kisah percintaannya. Gara-gara ketagihandeterjenhingga kini Zhangbelum mempunyakekasih pujaan.

Dari hasil pemeriksaan dokter, Zhangdikatakantidak memilki masalah dengan kesehatannya. Namun kemungkinan besar pria asalCongqingini mengidap kelaian pola makan. Yaitudi mana seseorang memakan benda-benda yang tidak seharusnya dimakan atausegala sesuatu yang nilaigizinyatidak ada.Seperti cat, kertas, rokok, jarum, plastik, bahkan kotoran manusia ataupun kotoran hewan.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!