Kerap Hukum Mati Penjahat, Presiden Filipina Dikecam PBB

redaksi.co.id - Kerap Hukum Mati Penjahat, Presiden Filipina Dikecam PBB Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendapat kecaman dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atas upayanya membasmi kejahatan.Mantan Wali Kota...

11 0

redaksi.co.id – Kerap Hukum Mati Penjahat, Presiden Filipina Dikecam PBB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendapat kecaman dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atas upayanya membasmi kejahatan.

Mantan Wali Kota Davao itu memang menjadi kontroversial atas perintah hukum mati bagi pelaku kriminal di negaranya.

Lebih dari 1.500 orang telah ditembak sejak Duterte memerintah Filipina dan memberlakukan kebijakan tersebut.

Kebijakan itu sebelumnya pernah diberlakukan di Kota Davao saat ia masih menjabat sebagai wali kota.

Hasilnya, tingkat kriminalitas di kota itu berkurang drastis dan hal itu malah membuat rakyat tak ragu memilihnya sebagai presiden Filipina.

Namun, kebijakan yang kini diberlakukan di tingkat nasional itu menuai kecaman dari PBB dan kelompok-kelompok pendukung HAM lain.

Lantaran kerap dikecam, Duterte menjadi panas dan malah balik mengancam akan keluar dari keanggotaan PBB.

“Sepertinya Filipina harus memisahkan diri dari PBB. Jika mereka tidak sopan seperti ini, maka kami yang akan meninggalkan mereka,” katanya.

Ia bahkan mengatakan akan membentuk organisasi internasional lain dengan negara-negara lain yang menjadi mitra dekat mereka.

“Saya akan buktikan pada dunia bahwa PBB adalah organisasi yang sangat bodoh,” ucapnya lagi.

Duterte juga mendesak PBB untuk tidak hanya melihat pada berapa yang tewas atas kebijakannya, namun berapa yang meninggal dunia akibat narkoba.

Sebelumnya, ketika masih mencalonkan diri menjadi presiden, Duterte mendapat julukan ‘Trump dari Timur’ atas komentar-komentar kontroversialnya.

Komentar-komentar tersebut termasuk membunuh semua penjahat, sampai tak akan ragu membunuh anaknya jika ketahuan terlibat kasus narkoba. (Aljazeera/AFP)

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!