Strategi Tepat untuk Bisnis Jualan Hewan Kurban

151

redaksi.co.id – Strategi Tepat untuk Bisnis Jualan Hewan Kurban

Hari raya Idul Adha akan segera tiba, perayaan Idul Adha atau hari raya kurban bagi umat muslim identik dengan penyembelihan hewan kurban. Umumnya hewan yang dikurbankan adalah sapi, kambing atau kerbau. Bagi peternak hewan, momen Idul Adha menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, sebab peternak bisa meraup sejumlah untung dari bisnis menjual hewan kurban. Bukan hanya permintaan pasar yang melonjak, tapi juga harga jual hewan kurban yang juga naik.

Momen hari raya kurban ini bisa menjadi ide bisnis Anda. Apalagi, peluang pasar hewan kurban tergolong sangat bagus dan menjanjikan keuntungan tinggi seiring dengan tingginya permintaan pasar saat Idul Adha. Meski terbilang bisnis musiman, namun bukan berarti Anda tidak bisa melanjutkan bisnis jual hewan ternak ini pada waktu-waktu lainnya di luar Idul Adha. Pada umumnya, hewan kurban juga banyak dicari untuk acara aqiqah anak, pernikahan dan acara besar lainnya.

Jika Anda hewan kurban, alangkah baiknya sebelum memulai bisnis ini, Anda memiliki beberapa pengetahuan dan persiapan terlebih dahulu. Simak strategi sukses berbisnis hewan kurban di bawah ini:

Memahami Kondisi Hewan Kurban dengan Baik viaagribisnis.co.id

Hal wajib sebelum Anda adalah memahami produk Anda. Pastikan anda memahami dan mengatahui secara detail mengenai ketentuan dan aturan jual beli terkait dengan hewan kurban. Misalnya, dari sisi kesehatan, pastikan hewan kurban yang Anda jual adalah hewan yang layak/sehat secara fisik dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Tips: Pemahaman yang baik ini akan memudahkan Anda dalam berjualan dan meminimalisir kerugian adanya hewan kurban yang tidak layak untuk dikurbankan. Pastikan saat Anda membeli hewan dari tempat lain, Anda hanya memilih hewan-hewan yang terbaik dan memenuhi syarat agar Anda bisa memaksimalkan penjualan.

Setelah memahami memilih hewan yang layak jual untuk kurban, Anda harus menentukan jenis hewan yang akan Anda jual dan modal yang Anda miliki. Jenis hewan berkaitan erat dengan jumlah modal usaha yang Anda siapkan. Apakah modal Anda sanggup untuk berjualan sapi yang harga seekornya bisa mencapai Rp15 juta. Jika Anda memilih berjualan hewan kurban sapi, maka modal yang dibutuhkan jauh lebih besar dibandingkan dengan berjualan hewan kurban kambing, yang perekornya seharga Rp2 juta. Jika Anda memiliki modal besar, bisa saja Anda berjualan semua hewan kurban.

Tips: Tentukan jenis hewan dan sesuaikan dengan kemampuan modal Anda. Lakukan riset sederhana di lokasi Anda berjualan, apakah Anda memiliki kompetitor? Atau tidak? Apakah lokasinya srategis? Apakah kambing atau sapi yang paling banyak di minati dan bisa terjual dengan cepat?

Persiapkan Modal Bisnis Anda viateropongbisnis.com

Persiapkan modal bisnis Anda. Modal yang dibutuhkan termasuk hitungan untuk pembelian hewan, persediaan kandang hewan/tempat penampungan sementara, pakan dan perawatan hewan kurban. Lakukan perhitungan modal dengan baik. Lakukanpembelian hewan jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik, harga yang jauh lebih murah. Selain itu, pastikan Anda memiliki tenaga dan persediaan pakan yang tepat bagi hewan kurban yang akan Anda jual kembali. Rawatlah dengan baik, pastikan hewan yang Anda beli sehat dan mendapatkan pakan dan kandang yang layak sehingga hewan-hewan tersebut sehat dan siap disembelih saat kurban nanti.

Tips: Anda sebaiknya membeli langsung hewan-hewan kurban dari peternaknya agar mendapatkan harga yang sangat kompetitif dan bisa memaksimalkan untung. Jika membeli dari pengepul, maka besar kemungkinan anda tidak akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Membeli hewan kurban dari peternak juga akan jauh lebih terjamin kesehatan dan perawatannya. Umumnya, lokasi peternak hewan kurban ada di luar daerah, sangat jarang di perkotaan.

Hal yang paling menentukan keberhasilan dalam bisnis ini adalah teknik berjualan. Bagi pemula, hal ini terasa sedikit sulit, tapi tetap bisa dipelajari. Gunakan beberapa pendekatan efektif yang bisa dilakukan untuk menjual hewan-hewan kurban Anda secara langsung. Misalnya, berjualan langsung kepada sanak saudara, teman/kerabat, tetangga dan pihak-pihak lainnya yang berpotensi untuk membeli hewan kurban dari Anda.

Tips: Jangan malu untuk menawarkan produk Anda secara langsung, semua orang berpotensi menjadi pembeli. Pelajari cara menawarkan barang jualan dengan baik, sopan, dan positif. Intinya, lakukan dengan cara yang baik agar bisnis ini berjalan dengan lancar dan tentunya menghasilkan untung yang maksimal.

Manfaatkan Promosi Gratis Social Media via rivaliq.com

Promosi yang tepat akan sangat membantu Anda untuk sukses berjualan dan berbisnis hewan kurban. Jangan pernah ragu untuk memulai sebuah promosi sebagai langkah awal dalam penjualan yang bisa mendukung Anda memaksimalkan sejumlah keuntungan. Promosi bisa secara online dan offline, maksimalkan semua cara untuk promosi, dan manfaatkan promosi yang gratis alias tidak membutuhkan dana besar.

Tips: Membuat selebaran dan membagikannya atau menempelkannya pada tempat-tempat yang layak, misalnya: papan pengumuman di pos ronda, papan pengumuman di Masjid dan tempat lainnya yang berpotensi untuk mendukung penjualan Anda. Lakukan pemasaran secara online melalui sosial media. Jangan malu untuk mempromosikan bisnis anda di sana. Bergabung dan lakukan promosi di situs jual beli online seperti Bukalapak, OlX,dan situs lainnya yang memungkinkan.

Manfaatkan momen Idul Adha untuk berbisnis hewan kurban. Prospek bisnis hewan kurban sangat menjanjikan. Anda bisa memaksimalkan untung dengan cara mudah yakni memahami hal-hal dasar dan strategi sukses berbisnis.Pahami dengan baik seluk beluk bisnis ini, gunakan kesempatan lebaran Idul Adha untuk meraih keuntungan yang maksimal dari bisnis hewan kurban.

(red/ijayanto/W)

loading...

Comments

comments!