Kuasa Hukum Jessica Pertanyakan Darah Mirna Tak Diperiksa

redaksi.co.id - Kuasa Hukum Jessica Pertanyakan Darah Mirna Tak Diperiksa Otto Hasibuan, ketua tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, terdakwa perkara tewasnya Wayan Mirna, mempertanyakan tidak...

17 0

redaksi.co.id – Kuasa Hukum Jessica Pertanyakan Darah Mirna Tak Diperiksa

Otto Hasibuan, ketua tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, terdakwa perkara tewasnya Wayan Mirna, mempertanyakan tidak adanya pemeriksaan darah untuk mengecek kandungan asam sianida dalam tubuh Mirna.

Sebelumnya, ahli toksikologi I Made Gelgel Wirasuta dari Universitas Udayana Bali memastikan bahwa Mirna tewas karena sianida karena adanya bukti korosif di dalam lambung. Otto kemudian bertanya apakah sianida dari lambung bisa menembus lapisan untuk masuk ke dalam darah.

“Diperiksa darahnya?… Kalau tak diperiksa darahnya, apakah bisa membuat analisa?” kata Hasibuan, di PN Jakarta Pusat, Kamis.

Wirasuta mengatakan, selama ini tidak ada pemeriksaan darah terhadap Mirna. Namun ia melakukan rekonstruksi berdasarkan fakta lain yaitu gejala pusing hingga korosif di tubuh Mirna.

“Tidak ada pemeriksaan darah terhadap korban. Saya tak dapatkan data itu, saya rekonstruksi berdasarkan fakta lain,” kata dia.

Lebih lanjut, Otto juga mempertanyakan kenapa organ tubuh lain seperti hati juga tidak terdapat kandungan asam siandia.

“Asam sianida dalam hati? Kalau sudah terpapar sianida, seharusnya ditemukan. Kenapa tidak diketemukan?” tanya Otto.

Menjawab Otto, I Made Gelgel menjelaskan bahwa sianida kemungkinan telah terurai dalam waktu tiga hari, atau setelah Mirna meninggal pada 6 Januari 2016 dan baru diperiksa organ dalam pada 9 Januari.

“Tidak terdeteksi ion siandia karena terjadi penguraikan ion-ion seteleah korban meninggal. Penurunan konsentrasi ada yang tidak terdeteksi,” jelas I Made Gelgel.

Saat ini sidang masih berlangsung dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi antara lain ahli toksikologi dan hukum pidana.

Adapun sidang penentuan vonis Jessica harus dilakukan mulai 21 Oktober karena masa tahanan terdakwa akan habis pada 5 November 2016.

Jessica didakwa Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana atas tewasnya Wayan Mirna Salihin di RS Abdi Waluyo Jakarta usai meminum es kopi Vietnam bercampur sianida di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016.(rr)

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!