Sri Mulyani: Pondasi Sektor Keuangan Indonesia Sangat Rapuh

58

redaksi.co.id – Sri Mulyani: Pondasi Sektor Keuangan Indonesia Sangat Rapuh

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sektor keuangan di dalam negeri masih belum berkembang. Karena saat terjadi perubahan sedikit di kebijakan ekonomi internasional, dampaknya signfikan ke tanah air.

Sri Mulyani mencontohkan saat bank sentral Amerika Serikat The Federal (The Fed) ingin menaikkan suku bunga. Dampaknya, kata Sri Mulyani perlahan namun pasti ke sektor perbankan di Indonesia.

“Indonesia sangat rawan, apakah The Fed mau menaikkan suku bunga, goyangan sudah sampai sini,” ujar Sri Mulyani di ruang rapat komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Sri berharap sektor pelaku jasa keuangan baik perbankan atau non bank, bisa bekerjasama mengembangkan lebih luas dan dalam lagi. Sehingga menurut Sri Mulyani, sektor keuangan Indonesia mampu bersaing dan bertahan di perekonomian global.

“Sektor keuangan masih sangat dangkal. Kalau kita punya kolam yang dangkal, dilempar batu kecil aja percikannya sangat tinggi,” ungkap Sri.

Mantan Direktur Bank Dunia itu mengingatkan perekonomian Indonesia akan terus tumbuh berkembang. Jika tidak dilengkapi oleh sektor keuangan yang memadai, Sri pesimis pertumbuhannya bisa cepat.

“Makin dalam dan lebar, size ekonomi semakin besar, tidak bisa dikelola oleh sektor keuangan yang dangkal,” papar Sri.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

loading...

Comments

comments!