Pengamat: Tax Amensty Tidak Untuk Menakuti Wajib Pajak

redaksi.co.id - Pengamat: Tax Amensty Tidak Untuk Menakuti Wajib Pajak Pengamat Perpajakan dari Universitas Indonesia Darussalam mengatakan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang sedang gencar...

24 0

redaksi.co.id – Pengamat: Tax Amensty Tidak Untuk Menakuti Wajib Pajak

Pengamat Perpajakan dari Universitas Indonesia Darussalam mengatakan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang sedang gencar dilakukan pemerintah tidak bermaksud untuk mempersulit atau menakuti Wajib Pajak (WP).

Hal ini sehubungan dengan kabar yang beredar dan cukup meresahkan publik, tentang tax amnesty yang tidak hanya menarik dana yang diparkir di luar, namun juga mengincar rakyat kecil.

“Tax amnesty tidak sulit dan tidak dimaksudkan untuk mempersulit apalagi untuk menakut-nakuti,” ujar Darussalam, saat dihubungi, Jumat, 26 Agustus 2016. Jadi isu negatif yang dikembangkan itu salah besar.

Darussalam menyatakan justru bagi Wajib Pajak yang merasa aset yang dimiliki dan berasal dari penghasilannya sudah dikenakan pajak tapi belum melaporkannya dalam surat pemberitahuan (SPT) dapat segera melakukan pembetulan SPT.

Tax Amnesty itu justru sarana untuk menyelesaikan kewajiban masa lalu yang tidak benar, tuturnya. Jadi kalau sudah benar, tidak ada masalah.

Menurut Darussalam, tax amnesty merupakan bentuk uluran tangan pemerintah kepada Wajib Pajak untuk menyelesaikan kewajiban pajak di masa lalu yang belum benar, dengan cukup membayar uang tebusan yang tarifnya sangat rendah. Jadi keresahan itu tidak perlu dan tidak ada dasarnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan tax amnesty bukan hanya ditujukan bagi Wajib Pajak besar atau orang kaya saja. Program yang ditargetkan dapat meraup penerimaan hingga Rp 165 triliun itu juga akan menyasar seluruh Wajib Pajak termasuk Wajib Pajak kecil.

Implikasinya luas, tidak bisa didiskriminasi, kata dia, di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis lalu. GHOIDA RAHMAH

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!