Sentimen The Fed, Rupiah Rawan Berbalik Melemah

85

redaksi.co.id – Sentimen The Fed, Rupiah Rawan Berbalik Melemah

Rupiah mampu menguat pada akhir pekan lalu. Penguatan yang terjadi lebih disebabkan oleh pelemahan dolar Amerika Serikat yang hanya bersifat jangka pendek. Pada perdagangan hari ini, Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan rupiah berpeluang berbalik melemah, apabila sentimen global cenderung lebih banyak direspon pelaku pasar dibandingkan sentimen dari dalam negeri.

“Rupiah berada dalam rentang support 13.257 dan resisten 13.210. Cermati sentimen yang ada yang mampu mempengaruhi laju rupiah,” ujar Reza Priyambada dalam pesan tertulisnya, Senin, 29 Agustus 2016. Pelemahan pada laju dolar AS menjelang pertemuan FOMC pada akhir pekan lalu masih memberikan sentimen positif pada laju pergerakan mata uang Asia dan beberapa mata uang global.

Laju rupiah pun ikut terbantu sentimen pelemahan dolar AS, sehingga dapat berbalik menguat. Pelemahan dolar AS tersebut lebih disebabkan adanya aksi ambil untung jelang pidato Janet Yellen. “Kami melihat, pelemahan dolar AS ini hanya sementara, apalagi jika nantinya statement janet Yellen cenderung hawkish dan mampu menopang laju dolar AS untuk berbalik menguat,” ujar Reza.

Sebelumnya, Reza menyampaikan, adanya sentimen positif terkait Paket Kebijakan Ekonomi XIII, direspon positif oleh pelaku pasar. Sehingga pergerakan rupiah pada perdagangan akhir pekan lalu mampu bertahan dari pelemahan dalam beberapa hari sebelumnya dan menguat tipis 0,1 persen.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

loading...

Comments

comments!