Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia

redaksi.co.id - Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia Sodimejo--atau lebih sering dipanggil dengan nama Mbah Gotho, disebut-sebut sebagai manusia tertua. Berdasarkan rekam data...

17 0

redaksi.co.id – Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia

Sodimejo–atau lebih sering dipanggil dengan nama Mbah Gotho, disebut-sebut sebagai manusia tertua. Berdasarkan rekam data administrasi kependudukan KTP, Mbah Gotho lahir pada 31 Desember 1870.

Saat ini dia masih hidup dengan usia 146 tahun. Dalam sejarah hidupnya, Mbah Gotho memiliki empat istri. Seluruh istrinya sudah meninggal dunia, termasuk anak-anaknya. Sepengetahuan Suryanto, Mbah Gotho ini ditinggal istrinya yang terakhir pada 1988.

“Jika dihitung-hitung turunan keluarga Mbah Gotho itu sudah empat kali. Anak, cucu, cicit, dan canggah. Anak-anaknya sudah tidak ada. Ini yang ada tinggal cucu, cicit, dan canggah,” ucap Suryanto.

Kendati sudah banyak makan garam kehidupan, ia memiliki satu keinginan yang belum terpenuhi: yaitu meninggalkan dunia alias mati.

“Penginnya ya cuma mati. Cucu sudah mandiri, ” kata Mbah Gotho saat ditemui Liputan6.com di rumahnya di Dusun Segeran, Desa Ceeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, Selasa, 23 Agustus 2016 .

Rupanya, kisah Mbah Gotho dari Sragen, Jawa Tengah, menarik dunia.

Laman Internasional Bussiness Times(IBTimes) menulis, 145-year-old Mbah Gotho from Indonesia says he can’t wait to die. Menurut media itu, jika benar Mbah Gotho berusia 146 tahun pada Desember mendatang, ia 23 tahun jauh lebih tua dari pemegang rekor manusia tertua Jeanne Calment dari Prancis, yang lahir pada saat Gotho berusia 5 tahun dan meninggal tahun 1977 di usia 122 tahun.

Masih menurut IBTimes, Gotho berusia 30 tahun saat Ratu Victoria meninggal, 45 tahun ketika Perang Somme berlangsung dan 74 tahun tatkala Perang Dunia II berakhir.

Adapun laman Independentmenulis dalam judulnya, ‘World’s oldest human being discovered in Indonesia at the age of 145′.

Independent juga menulis tentang keinginan Mbah Gotho meninggal dengan menyiapkan persiapan kematiannya dari tahun 1993, termasuk nisan dan kuburnya.

Sementara itu, The Telegraph juga memberi judul ‘Longest living human’ says he is ready for death at 145′.Portal berita DailyMailsenada mengatakan:Man who claims he is the world’s oldest at age 145 says he is ready to die – and he has had his gravestone ready since 1992!

Demikian pula dengan media Inggris, Mirror yang memberi tajuk pada artikelnya ‘Newly discovered ‘world’s oldest man’ is 145-years-old but says he’s ready to die’.

Menurut IBTimes dan Mirror, klaim tentang manusia tertua atas nama Mbah Gotho perlu diverivikasi pihak independen. Kalau tidak, namanya tidak bisa masuk ke buku rekor dunia.

Nama Mbah Gotho sebagai manusia tertuaakan sia-sia jika ia tak masuk Guinness Book of Record, mirip kejadiannya dengan James Olofintuyi dari Nigeria yang mengklaim berusia 171 dan Dhaqabo Ebba dari Etiopia yang mengaku berusia 163.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!