Peluang Rio Haryanto Membalap di Monza Menipis

redaksi.co.id - Peluang Rio Haryanto Membalap di Monza Menipis Harapan Rio Haryanto untuk turun di Sirkuit Monza akhir pekan ini menipis. Pasalnya, pembalap Renault, Kevin Magnussen...

43 0

redaksi.co.id – Peluang Rio Haryanto Membalap di Monza Menipis

Harapan Rio Haryanto untuk turun di Sirkuit Monza akhir pekan ini menipis. Pasalnya, pembalap Renault, Kevin Magnussen tidak mengalami cedera serius setelah kecelekaan hebat akhir pekan lalu.

Ya, dalam balapan di GP Belgia, Magnussen menabrak dinding pembatas dengan keras pada lap keenam. Meski bisa keluar dari mobil, namun ia langsung dilarikan ke RS untuk mendapat perawatan.

Tak heran wacana Rio untuk kembali membalap sempat mencuat. Sebab Renault hanya punya pembalap cadangan, Esteban Ocon yang sekarang menggantikan Rio di Manor. Sementara pembalap cadangan Renault lainnya, Sergey Sirotkin belum punya super licence yang dibutuhkan untuk turun di ajang F1.

Jika memang Magnussen absen, maka Renault kemungkinan besar akan memanggil Ocon pulang. Sehingga Rio yang berstatus pembalap cadangan Manor otomatis akan turun di GP Monza.

Kondisi Magnussen terus membaik. Ia bahkan yakin bisa menembus 10 besar di GP Monza akhir pekan nanti.

“Saya sudah mendapat beberapa hasil pemeriksaan yang menunjukkan sudah pulih untuk membalap di Monza. Jadi saya yakin akan di dalam mobil akhir pekan ini,” kata Magnussen seperti dilansir Motorsport.

“Kami sempat masuk 10 besar di GP Belgia. Dan saya termotivasi mengulanginya di Monza. Yang jelas kondisi saya semakin membaik,” ujarnya menambahkan.

Meski demikian keputusan akhir akan dikeluarkan FIA pada Kamis (1/9/2016) besok. “Magnussen sedikit cedera pada pergelangan kakinya tetapi tidak ada yang serius. Dia akan membalap di Italia setelah mendapat persetujuan dari FIA.”

Meski berstatus pembalap cadangan, Rio tetap ikut bersama rombongan Manor menjalani sisa musim ini. Ia bahkan bisa membalap tanpa harus membayar apapun jika Ocon atau Pascal Wehrlein berhalangan.

Rio sendiri turun menjadi pembalap cadangan karena gagal membayar uang kepada Manor sebesar 15 juta euro. Hingga deadline yang ditetapkan, pembalap kebanggaan Indonesia itu hanya menyetor delapan juta euro.

Ia ikut dalam 12 seri F1 musim ini dan prestasi terbaiknya finis di posisi ke-15 di GP Monaco.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!