Catatan Timnas Indonesia Dalam 20 Tahun Piala AFF

redaksi.co.id - Catatan Timnas Indonesia Dalam 20 Tahun Piala AFF Tepat 20 tahun silam, Piala AFF untukkali pertama digulirkan. Ketika itu, titel pesta sepakbola negara Asia...

32 0

redaksi.co.id – Catatan Timnas Indonesia Dalam 20 Tahun Piala AFF

Tepat 20 tahun silam, Piala AFF untukkali pertama digulirkan. Ketika itu, titel pesta sepakbola negara Asia Tenggara ini masih bernama Piala Tiger.

Kick-off pertama Piala Tiger dihelat pada 1 September dengan mempertemukan Singapura sebagai tuan rumah melawan Malaysia. Laga pun berakhir imbang 1-1.

Lantas, bagaimana kiprah tim nasional Indonesia dalam 20 tahunperjalanan Piala AFF ini? Goal Indonesia pun coba membeberkan fakta dari perjalanan tim Merah-Putih pada turnamen ini.

Piala Tiger 1996Thailand berhasil menasbihkan diri sebagai tim pertama yang mengangkat trofi pada turnamen ini. Sedangkan Indonesia harus puas berada di posisi empat setelah kalah 3-2 dari Vietnam di perebutan tempat ketiga.Pada babak semi-final, kekuatan Indonesia seakan rontok dan akhirnya tumbang 3-1 dari Malaysia. Fakhri Husaini mencatatkan diri sebagai kapten sekaligus pencetak gol pertama bagi Garuda di ajang ini.

Piala Tiger 1998

Pada edisi kedua ini, Singapura mengukir diri sebagai juara usai membekuk Vietnam yang juga tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Sementara bagi Indonesia, Piala Tiger 1998 membekaskan noda.Ya, Indonesia bermain sepakbola gajah demi menghindari tuan rumah Vietnam di semi-final dengan mengalah pada Thailand pada penentuan juara Grup A.Hasilnya sama saja, gol bunuh diri Mursyid Effendi ke gawang Thailand memang sukses menghindari Indonesia dari Vietnam di semi-final, tapi mereka juga ujungnya kalah dari Singapura 2-1.Indonesia akhirnya menempati posisi tiga dengan ‘membalaskan’ dendam pada Thailand lewat babak adu penalti.

Piala Tiger 2000

Piala Tiger 2000 mewujudkan mimpi Indonesia untuk tampil di final untuk pertama kali. Sayangnya, Thailand yang juga tuan rumah saat itu dengan mudah memupuskan harapan Indonesia untuk juara.Aji Santoso dan kolega tertunduk lesu di partai final karena menelan kekalahan 4-1. Tapi gelar individu disabet Gendut Doni Christiawan yang mampu melesatkan tujuh gol sehingga keluar sebagai topskor.

Piala Tiger 2002

Indonesia menjadi tuan rumah pada Piala Tiger 2002 bersama Singapura. Ini pun kali pertama turnamen tersebut digelar di dua negara sebagai tuan rumah fase grup.Penuh kekecewaan di Stadion Gelora Bung Karno pada laga fina lantara Indonesia dan Thailand. Sebagaimana Bambang Pamungkas dan kawan-kawan gagal berpesta karena kalah lewat drama adu penalti.90 menit sudah berjalan sengit dengan Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol di paruh pertama.Tapi tekanan membenamkan Indonesia saat adu penalti. Sugiantoro dan Sandy Firmansyah tak bisa mengikuti jejak Bepe yang sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti. Hingga akhirnya Indonesia kalah 4-2.

Piala Tiger 2004

Harapan besar di pundak timnas Indonesia era ini. Sebagaimana partai pembuka melawan Laos dijalani Indonesia dengan berpesta enam gol tanpa balas.Deretan striker seperti Ilham Jaya Kusuma, Boaz Solossa, Bambang Pamungkas hingga Kurniawan Dwi Yulianto menghiasi lini depan tim racikan Peter Withe.Sayangnya harapan itu pudar di partai final ketika Singapura mampu mengalahkan Indonesia dua kali beruntun pada laga kandang dan tandang. Ini pun jadi edisi pertama final dihelat dengan sistem tersebut.

Piala AFF 2007

2007 bukan edisi yang manis bagi Indonesia pada ajang ini. Untuk pertama kali tim Merah-Putih gagal menembus fase gugur setelah hanya bermain dua kali imbang dan sekali menang.Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Singapura, Vietnamdan Laos. Singapura dan Vietnam menahan imbang Saktiawan Sinaga cs sehingga membuat kemenangan 3-1 atas Laos di partai perdana sia-sia.

Piala AFF 2008

Indonesia kembali dipercaya menjadi salah satu tuan rumah turnamen bersama Thailand. Indonesia berada satu grup dengan Singapura,Myanmar dan Kamboja. Piala AFF 2008 merupakan tahun pertama Suzuki mulai menjadi sponsor turnamen.Sayangnya langkah Indonesia harus kembali kandas di tangan Thailand, ketika gagal meraih hasil pada laga kandang dan tandang. Vietnam pun akhirnya keluar sebagai jawara turnamen, sejarah tersebut ditorehkan dengan mengalahkan Thailand 2-1 di Bangkok dan menahan imbang di Hanoi.

Piala AFF 2010

Apa yang paling diingat dari sepakbola Indonesia pada 2010? Tentu euforia yang memuncak pada Piala AFF namun berakhir dengan kekecewaan yang mendalam.Indonesia untuk kali pertama menggunakan jasa striker naturalisasi Cristian Gonzales. Kemunculan Irfan Bachdim turut mengundang animo baru untuk menaruh perhatian kepada timnas.Pesta gol ke gawang Malaysia 5-1 jadi awal yang bagus bagi Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah. Tapi timnas yang sibuk dielu-elukan akhirnya tertunduk di tangan Malaysia pada partai final.Padatnya Gelora Bung Karno pada malam final leg kedua, dua hari jelang pergantian tahun 2011, belum pernah terulang lagi hingg asekarang.

Piala AFF 2012

Timnas perjuangan, begitu kira-kira, Piala AFF 2012 bukan hal mudah bagi timnas Indonesia yang kala itu dinakhodai Nilmaizar. Pria asal Sumatera Barat itu bermodal pemain seadanya untuk berjuang di Malaysia.Konflik dualisme jadi sebab Nil tak bisa bebas memilih pemain terbaik untuk berseragam Merah-Putih. Hasilnya tak memuaskan, tapi tak adil untuk kecewa terlalu dalam.Indonesia hanya mampu duduk di posisi tiga Grup B dengan satu hasil imbang, satu kalah dan sekali menang. Hasil yang tak cukup untuk membawa mereka melangkah lebih jauh.

Piala AFF 2014

Pelatih Alfred Riedl kembali menukangi timnas dengan harapan prestasi 2010 bisa terulang. Tapi ternyata hasil jauh dari harapan bahkan mengherankan.Timnas dihuni deretan pemain terbaik dengan pelatih yang dianggap federasi opsi terbaik. Tapi Garuda ternyata kembali gagal menyentuh fase gugur dan bermain tak elok pada turnamen tersebut.Mampu menahan imbang Vietnam sebagai tuan rumah pada laga pembukac ukup membuat lega. Tapi kemudian Filipina yang dalam sejarah pernah dibantai 13-1 mampu mempermalukan Indonesia 4-0.Hasil melawan Laos pada laga terakhir penyisihan grup pun tentu jadi tak penting.

FAKTA KIPRAH TIMNAS INDONESIA SELAMA PIALA AFF

Indonesia sudah merasakan 27 kemenangan dan 15 kekalahan selama ini. Itu termasuk kekalahan di laga knock-out via adu penalti. Dalam kiprahnya, Indonesia sudah mengemas 140 gol dan kemasukan sebanyak 78 gol. Itu termasuk gol yang tercipta pada babak adu penalti dan kemasukan saat adu penalti.

Kurniawan Dwi Yulianto jadi pemain paling subur untuk Indonesia di turnamen ini dengan 13 gol. Tapi, ‘Si Kurus’ belum pernah memboyong gelar top skor. Torehan Kurniawan hanyaunggul satu gol dari Bambang Pamungkas. Alfred Riedl paling banyak menjadi pelatih timnas pada Piala AFF, 2010, 2014 dan 2016 yang akan datang.

Kemenangan 13-1 atas Filipina pada edisi 2012 jadi yang terbesar. Sementara kekalahan 4-0 pada 2014 dari lawan yang sama jadi kekalahan terbesar untuk Indonesia.

Terdapat empat pemain Indonesia yang menyabet gelar topksor yakni Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kesuma, Gendut Doni dan Budi Sudarsono. Sedangkan untuk pemain terbaik hanya Firman Utina pada edisi 2010.

Boaz Solossa mencatatakan diri sebagai pemain termuda yang pernah masuk skuat timnas di Piala AFF. Boaz yang masih 18 tahun masuk skuat timnas 2004 dan langsung mencetak gol di partai pembuka kontra Laos.

Indonesia tiga kali menjadi tuan rumah yakni pada edisi 2002, 2008 dan 2010. Indonesia belum pernah juara.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!