Mengenal Jenis Pistol, Diduga Ditodongkan Aa Gatot ke Elma Theana

redaksi.co.id - Mengenal Jenis Pistol, Diduga Ditodongkan Aa Gatot ke Elma Theana Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Elma Theana. Melalui sebuah tayangan di televisi, Elma Theana...

26 0

redaksi.co.id – Mengenal Jenis Pistol, Diduga Ditodongkan Aa Gatot ke Elma Theana

Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Elma Theana. Melalui sebuah tayangan di televisi, Elma Theana mengaku sempat ditodongan pistol oleh Gatot Brajamusti atau yang akrab disapa Aa Gatot. Menurut Elma Theana, peristiwa itu terjadi saat ia masih aktif di Padepokan Brajamusti.

Elma Theana tidak terlalu ingat persis detail kejadiannya, hanya ia mengingat tiba-tiba Aa Gatot menodongkan sebuah pistol genggam berukuran tidak terlalu besar ke keningnya. Elma tentu saja ketakutan karena Aa Gatot saat itu mengungkapkan, jika Elma Theana tidak berniat baik, maka pistol tersebut akan meledak.

Sebagai orang awam, Elma Theana tidak paham, jenis pistol yang ditodongkan di keningnya oleh Aa Gatot, Namun, jika melihat hasil penggeledahan di rumah Gatot Brajamusti dengan ditemukannya dua pistol berjenis Glock tipe 26 dan Walther PPK tipe 22, kemungkinan salah satu dari pistol tersebut yang ditodongkan Aa Gatot di kening Elma Theana.

Dikuti dari situs glock.com, situs referensi senjata model glock, tipe Glock 26 itu biasa disebut Baby Block karena bentuknya yang mungil. Pistol genggam tersebut dirilis pertama kali tahun 1994 dan saat ini berkapasitas 10 peluru kaliber 10mm. Senjata ini biasa digunakan untuk keamanan pribadi di seluruh dunia.

Sementara itu satu tipe lainnya yakni Walther PPK tipe 22, juga merupakan senjata genggam kecil. Dikutip dari situs waltherarms.com, diketahui, senjata api tersebut merupakan pistol yang populer di jenis walther berisi 10 amunisi. Selain berharga tidak mahal, pistol tersebut juga memiliki akurasi yang mumpuni serta kualitas yang bagus, sehingga bisa tahan lama. Pistol ini, biasa digunakan untuk perlindungan pribadi dan keluarga.

Elma Theana merupakan salah satu murid Aa Gatot yang kemudian memutuskan untuk keluar dari Padepokan Brajamusti tahun 2011.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!