Jorge Lorenzo Terburuk di GP Inggris

redaksi.co.id - Jorge Lorenzo Terburuk di GP Inggris Lomba GP Inggris telah mengantarkan pemenang MotoGP berbeda untuk ketujuh kalinya. Pemenang berbeda itu adalah Maverick Vinales.Siapa lagi...

31 0

redaksi.co.id – Jorge Lorenzo Terburuk di GP Inggris

Lomba GP Inggris telah mengantarkan pemenang MotoGP berbeda untuk ketujuh kalinya. Pemenang berbeda itu adalah Maverick Vinales.

Siapa lagi yang bersinar dalam seri ke-12 di Sirkuit Silverstone, Silverstone, 4 September 2016 itu? Siapa pula yang tenggelam dalam balapan itu?

MotorSport, sebagaimana dikutip SuperBall.id, Rabu (7/9/2016), menyajikan hasil penilaian (rating) di lapangan. Jorge Lorenzo ternyata menjadi pebalap yang meraih rating terburuk bersama Scott Redding dengan nilai 4 (dalam skala 1-10).

RATING 8 PEBALAP DI MOTOGP INGGRIS

Jorge Lorenzo — 4

Juara bertahan MotoGP ini finis di urutan kedelapan dalam lomba MotoGP Inggris, 4 September 2016. Lorenzo selangkah lebih maju saat tampil dalam kualifikasi yang berkondisi basah, namun tak optimal saat kondisi kering dalam balapan.

Lorenzo mengatakan, “perjudian” pada suspensi yang lebih keras menjadi bagian yang disalahkan kenapa laju motornya kurang cepat. Harapannya untuk mempertahankan gelar di musim 2016 ini tampaknya sudah pupus karena tertinggal 64 poin di belakang pemimpin klasemen Marc Marquez.

Marc Marquez — 6

Cara Marquez berusaha untuk mengatasi kekurangan Honda di Silverstone sangat mengingatkan pada beberapa peristiwa tahun lalu.

Juara dunia dua kali itu mengaku terlalu jauh melakukannya dalam hal ini. Marquez mencoba agak spekulatif untuk melewati Crutchlow pada laga terakhir dan beruntung dapat merebut tempat di atas Pedrosa sebelum bendera finis dikibarkan.

Dani Pedrosa — 6

Pedrosa mengalahkan Marquez dalam kualifikasi adalah peristiwa yang jarang terjadi akhir-akhir ini. Itu tampaknya menjadi pertanda bahwa pebalap berusia 30 tahun itu secara perlahan memulihkan kepercayaan dirinya setelah sangat goyah di pertengahan musim ini.

Pedrosa akhirnya bisa finis di urutan kelima, capaian terbaik sejak naik podium di Barcelona.

Andrea Iannone — 6

Iannone tabrakan untuk kedua kalinya, itu artinya kemenangan di MotoGP Austria tak berdampak mulus. Iannone juga menderita sakit pada lengan.

Apa pun masalahnya, Iannone layak mendapat kredit karena caranya melaju di level lebih tinggi dari para penunggang Ducati lainnya.

Valentino Rossi — 7

Seperti rekan setimnya, Lorenzo, Valentino Rossi tak pernah cukup memenuhi kecepatan kondisi trek basah sebagaimana dimiliki Maverick Vinales, Marquez, Cal Crutchlow, atau bahkan Adnrea Iannone di Silverstone.

Namun, setidaknya Rossi mendapatkan kans terbaik untuk naik ke podium. Dengan start di belakang Crutchlow dalam kondisi sulit, Rossi diprediksi finis di urutan kelima.

Akan tetapi, kombinasi kecerdikan dan konsistensi memberi pebalap berjuuk The Doctor itu tempat di podium ketiga.

Andrea Dovizioso — 7

Dovizioso tak memiliki banyak jawaban terhadap Andrea Iannone dalam latihan bebas, kualifikasi, atau bahkan balapan hingga rekannya itu tabrakan.

Namun, dengan kondisi kedua pebalap Ducati itu menderita sakit lengan, Dovizioso layak menempatkan dirinya lebih baik dari Iannone.

Finis di urutan keenam adalah hasil akhir yang cukup terhormat di lomba akhir musim yang berat itu.

Cal Crutchlow — 9

Beberapa seri terakhir sangat bagus bagi Crutchlow: urutan kedua di Sachsenring, menang di Brno, dan kini pole position di Silverstone yang diikuti hasil runner-up dahsyat.

Meski performanya di kualifikasi dominan, pebalap LCR Honda ini jelas sekali tak bisa menyaingi Vinales di hari balapan.

Maverick Vinales — 10

Siapa pun yang meragukan bahwa Vinales memiliki potensi untuk menjadi salah satu alien MotoGP harus merevisi pandangannya setelah pebalap ini tampil luar biasa di Silverstone.

Mengambil keuntungan penuh dari kelincahan Suzuki, pebalap Spanyol ini menegaskan otoritasnya pada akhir lap.

(red/ochman/rief/RA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!