Review Warkop DKI Reborn, Nostalgila Memecah Rindu dengan Tawa

redaksi.co.id - Review Warkop DKI Reborn, Nostalgila Memecah Rindu dengan Tawa Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Indro Warkop, Ence Bagus, Hannah Al Rashid, Fazura,...

14 0

redaksi.co.id – Review Warkop DKI Reborn, Nostalgila Memecah Rindu dengan Tawa

Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Indro Warkop, Ence Bagus, Hannah Al Rashid, Fazura, Nikita Mirzani, Arie Kriting, Tarzan, Agus Kuncoro, Ge Pamungkas, Mongol Stres, Fico Fachriza, Henky Solaiman, Ingrid Widjarnarko, Temon, Ari Tulang

Sutradara: Anggy Umbara

Produksi: Falcon Pictures

Genre: Komedi

Sinopsis:

Dono (Abimana Aryasatya), Kasino (Vino G. Bastian) dan Indro (Tora Sudiro) kembali beraksi di tengah hiruk pikuknya kota DKI Jakarta. Mereka sekali lagi berperan sebagai personel sebuah Lembaga Swasta yang bernama CHIIPS (Cara Hebat Ikut-Ikutan Penanggulangan Sosial).

Walaupun di dalam diri mereka dipenuhi semangat yang menggelora dalam menjalankan tugas-tugasnya melayani masyarakat, namun kekacauan dan huru-hara selalu mereka timbulkan akibat aksi mereka yang konyol dan selalu mengocok perut.

Hal ini tentu saja membuat mereka menjadi bulan-bulanan banyak pihak, termasuk Boss mereka. Sampai akhirnya sang Boss menghadirkan Sophie, seorang personel professional CHIIPS yang sangat cantik kiriman dari Perancis; untuk membantu tugas baru DKI (Dono, Kasino Indro) dalam menangkap para pelaku Begal.

Bukannya membuat masalah selesai, mereka justru menambah daftar masalah. Kini Dono, Kasino, dan Indro harus membereskan masalah yang mereka buat.

Review:

Sulit sekali menghilangkan ekspektasi film Warkop DKI Rebornakan sebagus film Warkop DKI tempo dulu. Setiap penonton tentu berharap menemukan kembali sosok Dono, Kasino, dan Indro yang selalu kompak. Kelucuan, kekonyolan, dan kritik sosial kas obrolan warung kopi dalam percakapan Warkop DKIselalu dirindukan.

Dan Sutradara sekaligus penulis cerita, Anggy Umbara nampaknya memahami betul apa yang penonton mau. Film ini lebih terasa sebagai ajang nostalgila, nostalgia dengan cara gila. Karena sepanjang fim ini banyak hal yang akan membuat orang tertawa sejak film diputar hingga berakhir.

Anggy seperti mengenalkan kembali Dono, Kasino, dan Indro. Dibanding dengan film-film Warkop, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 kekompakan pemainnya belum begitu terasa. Lebih terasa monolog dalam memperkenalkan kembali karakter Dono, Kasino, dan Indro. Falcon Pictures berhasil memodernkan Warkop tanpa harus kehilangan semangat mereka. Dan diantara ketiganya, Abimana Arsyasatya paling klop memerankan karakter Dono.

Cerita film ini bahkan terasa seperti puzle. Penggemar Warkop diajak reuni dengan karya-karya mereka. Sepanjang film selain judul film dan jargon khas Warkop DKI dimunculkan juga lagu-lagu mereka. Jadi, sepanjang film lebih terasa nuansa nostalgianya. Sedangkan kisahnya sendiri baru terasa di bagian akhir film.

Inilah yang membuat film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss terasa kurang pas. Usaha untuk reuni dan memperkenalkan kembali DOno, Kasino, dan Indro mengambil sebagian besar durasi film ini. Dan saat cerita bisa dinikmati film harus dihentikan untuk dilanjutkan ke part 2.

Foto Adegan:

Trailer:

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!