Pengacara sebut kasus di Pondok Indah bukan perampokan, tapi privasi

87

redaksi.co.id – Pengacara sebut kasus di Pondok Indah bukan perampokan, tapi privasi

Pengacara pelaku perampokan di Pondok Indah, Bambang Sunaryo mengatakan, senjata api yang dimiliki AJS hendak dititipkan ke korban Euis yang merupakan istri dari Asep Sulaiman.”Pengakuan dari AJS senjata itu dititipkan dari lagi kepasa ibu E, Istri dari korban AS,” kata Bambang di Polda Metro Jaya, Jumat (9/9).Tak hanya itu, dia juga membantah kalau kasus yang tengah diselidiki Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ itu bukan perampokan. Melainkan permasalah pribadi yang terjadi dua tahun lalu antara Euis, Asep dan AJS.”Sebenarnya ini bukan masalah perampokan, dari awal bukan perampokan, ada urusan privasi, jadi bukan perampokan,” ujar Bambang.Katanya, AJS mengenal Euis karena urusan pekerjaan. “Jadi ibu E dan AJS ini saling mengenal, jadi hubungannya pekerjaan saja,” ucap Bambang.Namun dia enggan mengatakan perihal permasalahan pribadi tersebut. Kalau peristiwa itu merupakan perampokan kata dia tak mungkin terjadi dalan rentang waktu yang lama.”Kalau perampokan tenggak waktunya bisa 5-20 menit tapi ini sekian jam, apa ini bisa dikatakan perampokan?,” jelasnya.Tak hanya itu, selama masa penyanderaan, Bambang mengatakan Asep Sulaiman dan istri AJS sempat berbincang lewat sambungan telepon. Dalam sambungan tersebut, Euis mengatakan bahwa AJS tengah berada di rumahnya dan permasalahan yang terjadi telah diselesaikan.”Bapak AS yang telepon ke istri AJS, yang dibicarakan itu dia bilang ‘tidak perlu khawatir ini urusan sudah selesai ini urusan diselesaikan dengan kekeluargaan’,” tuturnya.Selain itu dia mengatakan tak ada motif ekonomi dalam kasus ini. Sebab meski sudah tidak bekerja di PT ExxonMobil Indonesia, AJS bukan orang yang kesulitan ekonomi. Dia memiliki sebuah usaha dan secara ekonomi terbilang cukup.”Tidak mungkin (motif ekonomi) karena begini tersangka ini mereka bukan kesulitan ekonomi. Tersangka ini secara ekonomi cukup, jadi saya sampaikan seklai lagi bahwa ini ada hubungan privasi, kalau bicara tentang privasi silahkan konfirmasi ke ibu E dan AS,” ungkapnya.Terkait dia tak keluar saat rumah dikepung polisi itu karena dia memikirkan keselamatan. Sebab bila keluar dengan sendiri, ditakutkan akan terjadi sesuatu yang tak diinginkan.”Jadi itu menyangkut keselamatan, lebih baik dijemput polisi kemudian dia keluar, itu kalau dia keluar dia khawatir terjadi sesuatu, ceritanya lain,” tutupnya.

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!