Hubungkan Kawasan Industri, Lippo Bakal Bangun LRT

144

redaksi.co.id – Hubungkan Kawasan Industri, Lippo Bakal Bangun LRT

PT Lippo Cikarang bakal membangun moda transportasi massa berbasis rel layaknya light railTransit untuk memenuhi kebutuhan transportasi untuk wilayah Ckawasan industri di Cikarangdan sekitarnya. Moda transportasi untuk mendukung pembangunan di Cikarang dan Bekasi hingga bisa teritegrasi ke Jakarta.

Direktur Pemasaran PT Lippo Cikarang Stanley Ang mengatakan, pihaknya memiliki rencana untuk membangun infrastruktur transportasi dengan konsep automated people mover system. Salah satunya dengan membangun moda transportasi berbasis rel yaitu automated guideway transit.

Moda transportasi ini bisa mengangkut sekitar 50 ribu-250 ribu penumpang per hari dengan kecepatan rata-rata mencapai 28,5 km per jam. Moda transportasi ini telah dikembangkan di berbagai negara seperti Jepang, Korea, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Singapura, Taiwan, Hongkong dan Macau.

Stanley mengungkapkan, moda transportasi masa depan di Koridor Timur Jakarta ini akan menghubungkan tujuh kawasan industri di Bekasi, antara lain Lippo Cikarang (termasuk Orange County), Cikarang Industrial Estate (Jababeka), Delta Mas, East Jakarta Industrial Park (EJIP), MM2100, Greenland International Industrial Center (GIIC) dan BIIE.

“Ada sistem automated guideway transit, yang bisa ke 6 kawasan lain. Dan nanti akan digabungkan dengan kereta api sehingga terintegrasi ke Jakarta,” ujar dia dalam diskusi Forum Public Automated People Mover di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Dalam perencanaannya, lanjut Stanley, moda transportasi tersebut terbagi ke dalam dua jalur. Pertama, north-south line sebagai tahap pengembangan pertama yang akan dimulai dari stasiun KA Cikarang melewati Jababeka, menuju Orange Country, Lippo Cikarang dan EJIP.

Sedangkan tahap berikutnya yaitu west-east line yang akan membentang dari kawasan industri Bekasi hingga Karawang. Pertemuan kedua jalur tersebut rencananya akan berada di Orange County, Lippo Cikarang.

Ke depannya, kata Stanley, konsep automated people mover ini direncanakan juga akan terhubung dengan jalur LRT Cawang-Bekasi Timur. Dengan demikian, aksesibilitas menuju dan dari koridor timur Jakarta (Bekasi dan Karawang) dapat ditempuh dengan mudah.

“Kehadiran moda transportasi masa depan di koridor timur Jakarta merupakan solusi sarana transportasi bagi para pelaku usaha. Dengan ketersediaan sarana transportasi, pertumbuhan ekonomi di Bekasi, Karawang, Purwakarta hingga Subang akan berkembang secara signifikan,” tandas dia.

(red/ainin/adziroh/LN)

loading...

Comments

comments!