Polda Metro Siapkan Aplikasi Pintar untuk Revolusi Mental

redaksi.co.id - Polda Metro Siapkan Aplikasi Pintar untuk Revolusi Mental Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengaku sedang menyiapkan sebuah aplikasi untuk memudahkan melayani...

8 0

redaksi.co.id – Polda Metro Siapkan Aplikasi Pintar untuk Revolusi Mental

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengaku sedang menyiapkan sebuah aplikasi untuk memudahkan melayani masyarakat.

“Kabid Humas lagi merintis, kami akan buka aplikasi SIAP PMJ,” kata Moechgiyarto saat memberikan pengarahan kepada seluruh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polres Jakarta Utara, Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu, di Kepolisian Resor Jakarta Utara, Selasa, 13 September 2016.

Selain sebagai bentuk kemudahan dalam pelayanan, Moechgiyarto mengungkapkan alasan pembuatan aplikasi itu bertujuan untuk mengubah paradigma selama ini bahwa polisi melayani pimpinannya.

Dia menyebut langkah tersebut sebagai suatu revolusi mental dalam kepolisian. “Dulu begitu pimpinan ada di belakang, sangat hormat. Masyarakat diabaikan. Kita selaku aparat Polri harus mengubah mindset,” kata dia kepada bawahannya.

Moechgiyarto menuturkan, aplikasi tersebut juga bisa mendeteksi keberadaan para Bhabinkamtibmas yang sedang bertugas. Sehingga, menurut dia, aparat tidak bisa lagi berbohong.

Sebab, posisinya akan terdeteksi command center karena dilengkapi dengan GPS. Aplikasi SIAP PMJ, kata dia, sebetulnya sudah siap.

Namun, pihaknya harus menyiapkan sumber daya manusia terlebih dahulu sebelum meluncurkannya. Dia juga meminta para Bhabinkamtibmas mengganti ponsel mereka dengan yang lebih canggih.

“Para Bhabinkamtibmas yang gaptek mundur saja sudah. Kalau masih semangat silakan. Yang muda-muda harus mampu,” tuturnya.

Nantinya, semua tugas yang dilakukan aparatnya dengan cepat, akan dinilai dan diberi penghargaan. Dia menyebutkan salah satu contohnya aparat yang datang pertama kali ke tempat kejadian perkara.

Masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi itu untuk mengirim sebuah foto bila ada suatu kejadian, juga ada tombol panic button yang bisa mengeluarkan bunyi peringatan. “Ini sedang kami rancang,” ujarnya. FRISKI RIANA

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!