Memahami Investasi Emas dan Risikonya

110

redaksi.co.id – Memahami Investasi Emas dan Risikonya

Emas menjadi salah satu bentuk investasi yang terbilang cukup banyak diminati oleh kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari tingginya jumlah transaksi yang terjadi dalam bentuk logam mulia ini. Masyarakat memiliki keyakinan dan juga rasa percaya yang cukup tinggi terhadap kestabilan harga emas, sehingga ada banyak orang yang menjadikan emas sebagai salah satu sarana investasi utama dalam keuangan mereka.

Namun meski demikian, harga emas di pasaran bisa saja tidak stabil dan mengalami perubahan yang cepat. Hal ini disebabkan karena banyak hal, terutama masalah dan juga kondisi ekonomi di dalam sebuah negara. Mengingat tersebut, maka ketika melakukan investasi dalam bentuk emas, kita tetap dianjurkan untuk melakukan investasi dalam bentuk portofolio lainnya.

Tindakan ini akan mencegah dan menjauhkan kita dari penurunan nilai investasi secara keseluruhan, jika sewaktu-waktu sarana investasi yang kita miliki mengalami penurunan nilai yang cukup tinggi. Investasi tentu memiliki sejumlah resiko di dalamnya, sehingga bentuk tindakan antisipasi tetap wajib untuk dilakukan sebelum melakukan investasi itu sendiri.

Pembelian emas sebagai bentuk investasi tentu perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan, sebab harga emas terbilang sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh nilai inflasi. Pada dasarnya, nilai emas ditentukan dalam bentuk Dollar. Hal ini tentu akan membuatnya sangat sensitif dan mudah berubah sewaktu-waktu, di mana nilai tukar rupiah akan sangat berpengaruh pada harga emas di pasaran.

Semakin rendah rupiah terhadap dolar, maka akan semakin tinggi harga emas di pasaran. Hal seperti ini tentu akan sangat mempengaruhi nilai investasi yang kita lakukan, sebab nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing tentu akan sangat mudah dipengaruhi oleh berbagai hal yang terjadi di dalam ekonomi negara kita, di antaranya adalah keamanan dan juga kestabilan ekonomi itu sendiri.

Investasi emas bisa kita lakukan dalam berbagai bentuk, di mana kita bisa memilih jenis emas yang paling tepat dan kita anggap sesuai dengan investasi yang akan kita lakukan tersebut. Setidaknya ada 3 jenis emas yang bisa kita pilih sebagai sarana investasi, antara lain:

Emas Perhiasan viawww.tiffany.com

Jenis investasi dalam bentuk perhiasan telah dikenal dan banyak dipilih sejak zaman dahulu, di mana sebagian besar orang memang beranggapan bahwa emas adalah sesuatu yang akan mengalami peningkatan nilai jual dari tahun ke tahunnya.

Namun menjadikan perhiasan emas sebagai investasi, akan diiringi dengan sejumlah kelemahan, salah satunya adalah biaya pembuatan yang harus kita bayarkan di dalam perhiasan tersebut. Berbagai macam perhiasan emas yang dijual di pasaran, akan dikenakan sejumlah biaya pembuatan yang terbilang cukup besar. Jumlah biaya ini biasanya akan dihitung dalam per-gram emas yang akan kita beli, artinya semakin berat perhiasan tersebut maka akan semakin besar pula biaya pembuatan yang harus kita keluarkan.

Bukan hanya dari beratnya saja, namun jumlah biaya pembuatan ini juga akan sangat dipengaruhi oleh bentuk dan juga tingkat kerumitan dari perhiasan itu sendiri. Semakin rumit proses pembuatan sebuah perhiasan, maka akan semakin mahal juga biaya pembuatan yang akan dikenakan kepada kita selaku pembeli.

Tidak hanya berhenti di situ saja, biaya pembuatan ini kemudian menjadi hilang atau tidak dihitung ketika kita melakukan penjualan kembali perhiasan yang kita miliki. Saat kita akan menjual kembali perhiasan emas tersebut, maka nilai perhiasan emas tersebut hanya akan dihitung berdasarkan berat dan juga kadar emas yang terkandung di dalamnya. Hal ini tentu sangat merugikan, mengingat bisa saja kita membayar sejumlah biaya pembuatan yang cukup mahal ketika kita membeli perhiasan emas tersebut, bukan?

Gold Bar viawww.swine-design.com

Bentuk emas batangan pada umumnya memberikan nilai investasi yang lebih tinggi dari emas dalam bentuk perhiasan, sebab nilai investasi ini terbilang cukup stabil (antara nilai jual dengan nilai belinya). Emas dalam bentuk batangan juga akan memberikan kita rasa aman, sebab setiap emas dalam bentuk batangan, akan dilengkapi sengan sertifikat keaslian yang menjadi jaminan. Sertifikat ini memuat berbagai informasi mengenai emas yang kita beli, antara lain: informasi mengenai nomor id, berat, ukuran dan tingkat kadar emas.

Di Indonesia, logam mulia yang diperjual-belikan dan dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah adalah emas batangan yang dikeluarkan oleh PT. Aneka Tambang Tbk. Perusahaan ini mengeluarkan emas batangan dalam beberapa ukuran, antara lain: 1, 2, 2.5, 3, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 1000 gram dengan kadar emas 999.9%.

Gold Coin viagoldsilver.com

Koin emas menjadi bentuk investasi lainnya yang cukup banyak diminati, terutama oleh mereka yang memiliki hobi mengoleksi barang-barang antik yang berharga. Bentuk investasi ini bahkan telah banyak digunakan sejak zaman dahulu, sehingga saat ini ada banyak koin emas antik (kuno) yang diburu oleh para investor karena memiliki harga yang sangat tinggi di pasaran. Harga koin emas antik akan jauh lebih tinggi daripada harga koin emas yang biasa.

Akan tetapi setiap investasi tentu memiliki sejumlah potensi keuntungan di dalamnya, inilah yang menjadi alasan kita melakukan investasi. Namun selain hal tersebut, investasi juga mengandung sejumlah resiko yang cukup tinggi, di mana hal ini bisa saja menimbulkan kerugian bagi kita. Karena itu sangat penting untuk mengantisipasi berbagai resiko di dalam investasi emas, agar kita tidak mengalami kerugian di masa yang akan datang. Simak beberapa macam resiko yang kerap terjadi di dalam investasi emas berikut ini:

Ini merupakan resiko yang benar-benar wajib untuk dihindari, sebab pada dasarnya kita tidak mengerti dan mengenali dengan baik kandungan yang terdapat di dalam emas yang kita miliki, baik itu bobot dan juga kadarnya.

Ini mungkin terdengar seperti sebuah kisah klasik dan sudah banyak diungkap oleh para penegak hukum, namun selalu saja ada yang tertipu karena hal ini. Investasi emas dengan iming-iming sejumlah keuntungan yang sangat besar adalah hal yang petut untuk dihindari, sebab ini kemungkinan besar adalah sebuah tindak penipuan.

Kehilangan tentu menjadi salah satu resiko terbesar dalam kepemilikan emas, terutama dalam bentuk perhiasan yang digunakan oleh pemiliknya, di mana ini tentu akan menimbulkan sejumlah kerugian yang cukup besar.

Investasi dalam bentuk emas tentu bukan lagi menjadi sebuah hal baru bagi kita. Namun meski begitu, sangat penting untuk mengetahui dengan jelas mengenai seluk beluk dan juga berbagai resiko di dalam investasi ini. Selalu pertimbangkan resiko dan juga potensi keuntungan yang akan kita dapatkan, sehingga kita bisa menemukan jenis investasi emas yang paling tepat untuk kita gunakan.

(red/ramanta/utra/amungkas/BPP)

loading...

Comments

comments!