Sepak Terjang 8 Perkumpulan Rahasia atau Secret Society

61

redaksi.co.id – Sepak Terjang 8 Perkumpulan Rahasia atau Secret Society

Sesuai namanya, masyarakat rahasia (secret society) mengundang rasa penasaran, kekaguman, sekaligus tidak percaya.

Pada Maret lalu, seperti dilaporkan oleh Washington Post, disebutkan bahwa Antonin Scalia, Hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat, menghabiskan jam-jam terakhirnya hidupnya dikelilingi para anggota masyarakat rahasia bernama International Order of St. Hubertus.

Kelompok yang didirikan oleh Anton von Sporck pada 1695 ini pada awalnya bertujuan “menjadi para pemburu paling terhormat pada Abad ke-17, terutama di Bohemia, Austria, dan negara-negara di bawah Kekaisaran Austro-Hungaria yang diperintah oleh kaum Habsburg”.

Setelah organisasi itu menolak keanggotan bagi kaum Nazi, terutama Hermann Goering, maka Hitler membubarkannya. Tapi organisasi ini muncul lagi setelah Perang Dunia II dan cabangnya di Amerika Serikatberdiri pada 1960-an.

Keberadaan masyarakat rahasia (secret society) bahkan membayangi kelahiran bangsa Amerika Serikat.

Dikutip dari Smithsonian Magazine pada Rabu (14/9/2016), novel The Da Vinci Code karya Dan Brown menguak keberadaan organisasi yang lebih besar seperti Order of Skull and Bones, Freemasons, Rosicrucians, dan Illuminati, sebenarnya masih ada beberapa masyarakat rahasia yang lebih kecil tapi dengan sepak terjang yang tidak kalah menariknya.

Simak delapan di antaranya berikut ini:

1. Improved Benevolent and Protective Order of Elks of the World

Pada 1907, harian Seattle Republican membeberkan tentang Order of Elks, yang “diakui oleh para anggota dan petingginya sebagai masyarakat rahasia paling berkembang di antara kaum Afro-Amerika di kota ini.”

Lembaga nirlaba African American Registry menyebutkan bahwa kumpulan pria ini didirikan di Cincinnati, Ohio, pada 1899 setelah dua orang warga kulit hitam ditolak bergabung dengan Benelovent and Protective Order of Elks of the World.

Mereka berdua memutuskan untuk mendirikan sendiri masyarakat rahasia yang mereka beri nama Improved Benelovent and Protective Order of Elks of the World.

Kelompok Benelovent and Protective Order of Elks of the World yang menolak mereka masih populer hingga sekarang, walaupun ada pertanyaan tentang praktik-praktik bersifat diskriminatif di masa lalu. Sekarang, warga Amerika Serikat berusia di atas 21 tahun dan percaya kepada Tuhan boleh bergabung.

Sementara itu, Improved Benevolent and Protective Order of Elks of the World bergumul supaya tetap relevan. Tapi kelompok ini masih mendukung program beasiswa, pelatihan melek komputer pemuda, dan beberapa kegiatan layanan masyarakat di seluruh dunia.

2. Grand Orange Lodge

Kelompok ini mendapat julukan “Orange Order”, walau nama aslinya berasal dari Pangeran William III yang memiliki julukan Prince of Orange.

Kelompok ini didirikan di desa Loughgall (sekarang di Irlandia Utara ) setelah Perang Permata pada 21 September 1795, dengan tujuan “melindungi kaum Protestan”.

Kelompok ini memiliki lambang-lambang rahasia dan kata-kata sandi. Pada masa itu, masyarakat rahasia dilarang keberadaannya di Irlandia karena dipandang sebagai antagonis dengan organisasi politik “Land League” di Irlandia.

Grand Orange Lodge masih ada hingga sekarang dan memiliki beberapa klub di Irlandia serta beberapa tempat lain di dunia. Para calon anggota persaudaraan Protestan ini tidak perlu bersumpah, tapi diminta menerima Prinsip Reformasi dan kesetiaan kepada negara.

Ketika ditanya apakah kelompok ini “anti Katolik Roma”, situs resmi menyebutkan bahwa mereka adalah kekuatan positif yang “tidak menebarkan perselisihan ataupun intoleransi”.

3. Independent Order of Odd Fellows

Sebuah masyarakat rahasia amal dan ramah yang tidak diketahui tanggal kelahirannya dikenal sebagai Independent Order of Odd Fellows. Catatan tertulis pertama keberadaannya muncul pada 1812 dan merujuk kepada Raja George IV.

Sebelum bergelar Prince Regent, sang raja sudah menjadi anggota Freemason. Tapi kemudian ia ingin para kerabatnya ikut bergabung tanpa melalui proses inisiasi yang panjang dan rumit. Permintaan itu ditolak secara santun.

Raja George IV kemudian hengkang dan mendirikan klub tandingan, Independent Order of Odd Fellows, demikian menurut terbitan Philadelphia Evening Telegraph pada 1867. Tapi, situs resmi kelompok mengaku mereka sudah ada sejak 1066.

Independent Order of Odd Fellows masih ada hingga sekarang, dengan beberapa anggota terkenal seperti Perdana Menteri Winston Churchill dan Stanley Baldwin.

Kelompok yang menyebut dirinya “Odd Fellows” ini berlandaskan kepada persahabatan, kasih, dan kebenaran. Ada beberapa kerangka manusia di tempat perkumpulan mereka dan dipakai pada masa inisiasi untuk mengingatkan para anggota tentang hidup yang baka, demikian dilaporkan oleh Washington Post pada 2001.

4. Knights of Pythias

Knights of Pythias didirikan oleh Justus H. Rathbone, seorang pegawai pemerintah di Washington, D.C., pada 1864.

Ia merasa ada keperluan moral untuk kehadiran organisasi yang melakukan praktik “kasih persaudaraan”, apalagi karena Amerika Serikat sedang berada di tengah kancah perang saudara.

Nama kelompok mengacu kepada legenda Yunani tentang Damon dan Pythias yang bersahabat secara ideal.

Semua pendiriya adalah para pegawai pemerintah dari berbagai jabatan. Kelompok ini juga ordo fraternal pertama yang disahkan oleh Kongres.

Knights of Pythias yang memiliki lambang warna biru, kuning, dan merah ini masih aktif hingga sekarang, bahkan menjadi rekanan Boy Scout.

5. Ancient Order of the Foresters

Sekarang ini, kelompok yang didirikan pada 1834 ini lebih dikenal seabgai “Foresters Friendly Society” di Inggris.

Ancient Order berdiri sebelum mulainya asuransi kesehatan oleh pemerintah Inggris, sehingga kelompok ini tadinya menawarkan penjaminan kesehatan kepada para anggota yang terdiri dari warga kelas pekerja.

Pada 1874, cabang-cabang di Amerika dan Kanada melepaskan diri dan membentuk Independent Order of the Foresters. Para calon anggota harus “lulus ujian dokter yang mumpuni dan terkait dengan ordo ini”.

Sekarang ini, perkumpulan masih menyediakan polis asuransi kepada para anggota. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan layanan masyarakat.

6. Ancient Order of United Workmen

John Jordan Upchurch bersama 13 orang lainnya di Meadville, Pennsylvania, mendirikan Ancient Order of United Workmen pada 1868 dengan tujuan memperbaiki nasib golongan pekerja.

Seperti halnya Foresters, masyarakat ini memberikan perlindungan kepada para anggota.

Pada awalnya, jika ada seorang anggota yang meninggal dunia, maka para anggota lain menyumbang 1 dolar kepada keluarga almarhum dan dibatasi hingga mencapai US$ 2000.

Ancient Order of United Workmen sudah tidak ada lagi, tapi ‘warisan’ terus berlanjut karena masyarakat itu secara tidak sengaja menciptakan suatu penjaminan jenis baru yang mempengaruhi kelompok lain untuk juga menawarkan penjaminan serupa.

7. Patriotic Order Sons of America

Menurut situs web, Patriotic Order Sons of America ada sejak awal pembentukan Republik Amerika.

Patriotic Sons of America mengikuti jejak The Sons of Liberty, Order of United Americans, dan Guards of Liberty lalu kemudian menambahkan kata “Order” untuk namanya.

Masyarakat rahasia ini menjadi salah satu “organisasi patriotik yang paling progresif, paling populer, paling berpengaruh, sekaligus paling kuat” di Amerika Serikat pada awal abad ke-20, demikian ditulis dalam Allentown Leader pada 1911.

Sifat progersif tentu terserah kepada interpretasi masing-masing. Pada 1891, masyarakat ini menolak menghapus kata putih dalam konstitusinya sehingga kaum pria kulit hitam tetap tidak bisa bergabung.

Sekarang, masyarakat ini terbuka untuk “semua pria warga kelahiran maupun naturalisasi berusia 16 tahun ke atas, yang mempercayai negeri ini dan lembaga-lembaganya”

8. Molly Maguires

Pada tahun 1970-an, ada 24 mandor dan penyelia pertambangan batu bara terbunuh di negara bagian Pennsylvania. Para anggota masyarakat rahasia Molly Maguires dijadikan kambing hitam.

Organisasi Irlandia ini dibawa ke AS oleh kaum imigranIrlandia. Nama Maguires diduga didapat karena para anggotanya mengenakan pakaian wanita ketika sedang melakukan pelanggaran hukum, termasuk pembakaran dan ancaman pembunuhan.

Kelompok ini akhirnya diruntuhkan oleh seorang penyusup yang dikirim oleh Pinkerton Detective Agency yang tersohor, sesuai permintaan perusahaan pertambangan yang ingin menyelidiki kelompok tersebut.

Melalui serangkaian peradilan pidana, 20 orang anggota Maguires dihukum mati dengan cara digantung.

Sementara itu, suatu masyarakat rahasia bernama Order of the Sons of St. George yang didirikan pada 1871 untuk melawan Maguires juga telah lenyap.

(red//ur/sikin/MNA)

loading...

Comments

comments!