Miyabi Ngamuk Gara-gara Foto Paspor Disebarkan Petugas Imigrasi Filipina

redaksi.co.id - Miyabi Ngamuk Gara-gara Foto Paspor Disebarkan Petugas Imigrasi Filipina Bintang film dewasa, Maria Ozawa melampiaskan kemarahannya di akun Facebook setelah melihat netizen memposting foto...

14 0

redaksi.co.id – Miyabi Ngamuk Gara-gara Foto Paspor Disebarkan Petugas Imigrasi Filipina

Bintang film dewasa, Maria Ozawa melampiaskan kemarahannya di akun Facebook setelah melihat netizen memposting foto di paspornya.

Maria Ozawa atau Miyabi ini kesal atas perlakuan seorang pegawa Imigrasi di Filipina.

Pasalnya, oknum pegawai Imigrasi tersebut menyebarkan foto ini.

Kejadian yang tidak terduga sama sekali dialami oleh bintang berdarah Jepang dan Kanada.

Dia mengalami yang sangat tidak mengenakan.

Dikutip dari GMA News Online, Ozawa diberitahu oleh temannya soal postingan tersebut.

Foto itu diposting oleh akun Facebook Armee Camzon.

Akun tersebut telah memposting foto paspor dan pasfoto milik Maria Ozawa.

Perempuan berdarah Jepang dan Kanada itu pun meluapkan kekesalannya dengan menulis status di akun Facebook.

Ia menyebut perbuatan petugas imigrasi tersebut ‘sangat salah’.

Dia juga menuliskan, tidak seharusnya petugas imigrasi membeberkan identitas orang-orang yang mereka periksa.

“Saya mencintai negeri ini dan saya melakukan yang terbaik selama berada di sini tapi bagaimana bisa saya tinggal di sini ketika ada orang-orang seperti itu? Bagaimana saya bisa percaya dengan orang? Jika peristiwa tersebut dilakukan oleh seseorang yang saya kenal atau sengaja dilakukan untuk bersenang-senang saya bisa memahami,” tulis Ozawa di akun Facebook-nya.

“Namun yang terjadi orang yang melakukannya adalah seorang petugas imigrasi? Saya tidak bisa memercayai ini,” imbuhnya.

Sementara itu terkait dengan peristiwa yang menimpa Ozawa ini, pihak imigrasi Filipina melalui juru bicaranya Antonette Mangrobang angkat bicara.

Dia mengatakan telah menelusuri kasus tersebut.

“Merupakan tugas kami untuk mengonfirmasi apakah yang bersangkutan merupakan salah satu dari 2.000 petugas kami,” ujar Mangrobang.

Mangrobang menegaskan pihaknya ‘tidak membenarkan atau menoleransi tindakan ini’.

“Kami menjamin masyarakat bahwa kasus tersebut tidak akan terulang dan privasi warga adalah fokus penting kami,” tegasnya.

Belum diketahui pasti apakah Ozawa akan mengambil langkah hukum sehubungan dengan kebocoran paspor ini.

Tak dijelaskan lebih lanjut kapan peristiwa ini terjadi.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!