Dituduh Korban Penganiayaan Khrisna Murti, Wanita Ini Bicara

redaksi.co.id - Dituduh Korban Penganiayaan Khrisna Murti, Wanita Ini Bicara Wanita yang fotonya sempat beredar dan disebut sebagai korban penganiayaan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung...

21 0

redaksi.co.id – Dituduh Korban Penganiayaan Khrisna Murti, Wanita Ini Bicara

Wanita yang fotonya sempat beredar dan disebut sebagai korban penganiayaan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung Komisaris Besar Krishna Murti buka suara. Wanita itu bernama Alice Wara.

Alice Wara membantah menjadi korban penganiayaan, tapi Alice membenarkan foto yang beredar itu adalah foto dirinya. “Itu memang foto saya saat kecelakaan motor sekitar tahun lalu. Tidak ada kaitannya dengan pak Krishna,” kata Alice saat ditemui 4 media nasional, salah satunya Tempo di Kalibata, Ahad, 18 September 2016.

Alice juga mengaku pernah beberapa kali bertemu dengan Krishna Murti, namun pertemuannya bukan bersifat pribadi melainkan untuk berkonsultasi perihal masalah hukum yang ia hadapi. Pertemuan tersebut, kata Alice terjadi tiga kali.

Pada setiap pertemuannya, Alice tidak pernah bertemu hanya berdua saja. Ia selalu ditemani oleh beberapa temannya. “Saya bertemu beliau saat masih menjadi Dirkrimum Polda Metro Jaya. Dua kali di kantornya, satu kali di hotel Aston,” katanya.

Saat pertemuan ketiga di Hotel Aston, Alice mengaku memang mengambil video Krishna Murti yang bermain dengan anak Alice yang masih kecil. Namun, menurut dia, tidak ada sama sekali niat jahat saat pengambilan video tersebut. “Saya sama sekali tidak berniat menggunakannya untuk memerasa atau niat jahat. Hanya bentuk kebanggaan saja pak Krishna mau bermain dengan anak saya,” katanya menjelaskan.

Alice menuturkan, Sabtu lalu dirinya berinisiatif mendatangi Pengamanan Internal Polri untuk mengklarifikasi kabar yang membawa namanya ini. Saat itu, paminal juga menanyakan status anak Alice yang diduga merupakan anak Krishna Murti.

Secara tegas, Alice membantah kabar tersebut. Ia memastikan, anaknya bukanlah anak dari Krishna Murti. “Saya ke Paminal bukan dipanggil, tapi inisiatif sediri untuk mengklarifikasi,” katanya. Alice juga menyampaikan permintaan maaf kepada Krishna Murti dan keluarga terkait pemberitaan yang beredar.”Sekali lagi saya minta maaf kepada beliau dan keluarganya serta kepada Polri,” katanya.

Sejak Rabu, 14 September 2016 beredar pesan pendek penganiayaan yang dilakukan mantan perwira menengah Polda Metro Jaya terhadap Novena Widjaya, teman wanitanya. Foto perempuan yang dianiaya menyebar di media sosial.

Selain itu, tersebar pula foto Krishna berdua dengan perempuan tersebut. Namun, foto perempuan dengan wajah diperban yang disebut sebagai Novena bukanlah foto Novena.Wanita dalam foto tersebut adalah Alice Wara. Alice bahkan tidak mengenal Novena dan idak mengerti bagaimana foto dirinya bisa dikaitkan dengan Krishna dan Novena.

Saat bertemu dengan Alice, tak tampak ada luka atau memar di wajah perempuan satu anak itu. Ia tampak segar dan sehat menggunakan setelan jaket kulit berwarna hitam dan celana jins serta topi yang menutupi sebagian rambut panjangnya.

Kabarnya, laporan penganiayaan ini sudah sampai ke Divisi Propam Polri. Kepala Biro Wabprof Divisi Propam Polri Brigjen Coki Manurung mengatakan memang ada laporan soal kasus tersebut. “Kalau saya kontak Biro Pengamanan Internal Polri (Paminal), memang ada, tapi prosesnya belum sampai ke kami,” kata Coki, Kamis, 15 September 2016.

Coki mengakui pelapornya adalah perempuan. Kendati demikian, ia enggan menjelaskan lebih lanjut tentang peristiwa maupun proses yang sedang dilakukan, karena merasa belum masuk ke bironya. “Kalau ada laporan, bukan Saya yang melapor,” kata Alice lagi. INGE KLARA

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!