5 Pelajaran Seputar Keuangan yang Berguna Dari Masa ke Masa

redaksi.co.id - 5 Pelajaran Seputar Keuangan yang Berguna Dari Masa ke Masa Setuju kan kalau hidup di dunia pastinya butuh duit, gak mungkin bisa memenuhi kebutuhan...

9 0

redaksi.co.id – 5 Pelajaran Seputar Keuangan yang Berguna Dari Masa ke Masa

Setuju kan kalau hidup di dunia pastinya butuh duit, gak mungkin bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa duit kan.

Suka gak suka tetap saja semua orang butuh duit.

Nah, gimana kalau gagal mengelola duit? Siap-siap menghadapi kebangkrutan di depan mata.

Siapa sih yang mau mengalami keebangkrutan? Pasti gak akan ada yang mau. Semua orang akan berusaha menghindarinya.

Yang dibayangkan adalah hidup serba menderita dan susah. Inilah alasan mengapa perlu membekali diri dengan pelajaran keuangan.

Untuk memulainya gak usah muluk-muluk sampai ikut seminar atau daftar kursus kok. Pelajaran soal keuangan bisa datang dari berbagai macam situasi.

Bisa dari pengalaman diri sendiri maupun orang lain. Hanya saja pelajaran itu kadang berlaku dalam kurun waktu tertentu saja.

Tenang, gak usah khawatir. Nih 5 pelajaran seputar keuangan yang bisa diaplikasikan dari masa ke masa alias gak lekang oleh zaman.

1. Pekerjaan adalah investasi terbesar

Cobalah untuk bersyukur bila masih bisa bekerja. Di saat bersamaan, di luar sana masih banyak orang yang gak punya pekerjaan.

Konteks bekerja di sini bukan dalam pengertian sempit menjadi pekerja kantoran saja ya. Apa pun pekerjaan yang menghasillkan uang, maka itu adalah investasi terbesar.

Bekerja adalah aset yang paling penting untuk masa depan. So, jangan sia-siakan dan jaga dengan serius.

2. Uang melimpah bukan syarat utama kebahagiaan

Banyak orang berkata uang gak bisa beli kebahagiaan. Tapi jangan lupa, uang bisa menjadi sarana mencapai kebahagiaan. Poin yang disebut terakhir ini yang perlu digarisbawahi.

Kebahagiaan bisa dicapai jika diikuti dengan kemampuan mengelola keuangan. Tanpa rencana keuangan yang tepat, bisa jadi semua target yang hendak dicapai bisa meleset semua. Dan yang paling parah bisa mengalami kebangkrutan.

3. Kendalikan nafsu

Mengendalikan hawa nafsu! Inilah pelajaran penting dalam mengelola keuangan. Bedakan antara keinginan dan kebutuhan. Kemampuan membedakan dua hal itu yang menjadi pondasi kesuksesan mengelola keuangan.

Seseorang bakal mudah mengalami kondisi keuangan yang carut marut bila porsi keinginan lebih mendominasi ketimbang kebutuhan. Hidup serba hedonis yang sering kali membawa seseorang ke jurang kebangkrutan.

4. Boleh berutang asal mampu bayar

Pola pikir yang salah sering berpikir bahwa utang adalah aib. Ingat ya, berutang bukan aib. Tapi akan menjadi aib jika gak mampu bayar dan menghindar dari kewajiban melunasinya.

Prinsip ini yang sebaiknya ditekankan di awal ketika memutuskan untuk berutang. Godaan berutang memang luar biasa besar. Belakangan ini banyak sekali fasilitas pinjaman yang menawarkan kemudahan. Manfaatkan saja, tapi ingat, tetap kedepankan logika.

Kalkulasi tetap penting. Jawab dulu tiga pertanyaan ini. Pertama, apa tujuan berutang. Kedua, apakah utang itu membebani pengeluaran. Ketiga, kepada siapa utang itu dibuat.

5. Pasti kita bisa lebih baik

Untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik harus bisa membangun motivasi pada diri sendiri. Dalam pelajaran soal keuangan, motivasi ini bisa diadopsi untuk lebih baik dalam bekerja dan menata finansial.

Terlebih bagi yang sudah berkeluarga di mana ada tanggungan. Mereka akan ikut menanggung risiko bila salah dalam memutuskan keuangan.

Itulah lima nasihat bijak seputar keuangan yang berlaku kini dan di masa depan. Nasihat yang sangat relevan dengan kehidupan yang dinamis alias selalu berubah. Selamat mencoba!

(red/oudlon/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!