4 Cara Pasangan Baru Nikah Bisa Beli Rumah

redaksi.co.id - 4 Cara Pasangan Baru Nikah Bisa Beli Rumah Yang lagi menyusun rencana segera menikah, jangan sampai hanya terfokus pada resepsi. Ada satu hal penting...

37 0

redaksi.co.id – 4 Cara Pasangan Baru Nikah Bisa Beli Rumah

Yang lagi menyusun rencana segera menikah, jangan sampai hanya terfokus pada resepsi. Ada satu hal penting lainnya yang juga mesti dipikirkan: beli rumah.

Pasangan baru nikah bisa beli rumah, itu menjadi idaman setiap orang. Sebab masih ada pandangan bahwa kurang etis bila masih tinggal bersama orang tua ketika sudah menikah.

Meski sebenarnya pandangan ini bisa dipatahkan. Misalnya tinggal di rumah ortu karena sambil menemani mereka yang sudah memasuki usia senja.

Bahkan numpang ini pun bukan masalah pada awal-awal pernikahan. Asalkan memang sudah ada rencana mau beli rumah sendiri di kemudian hari.

Tapi ada yang keenakan numpang sampai lupa beli rumah sendiri. Dalihnya, sudah ada rumah ngapain beli rumah lagi. Toh, nanti juga diwariskan.

Ini yang perlu diluruskan. Jika dibanding-bandingkan, lebih baik beli rumah ketimbang beli mobil sendiri. Sebab, rumah termasuk sarana investasi.

Harga rumah pada umumnya meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi jika lokasinya strategis. Peningkatannya bisa berlipat-lipat.

Ini berbeda dengan mobil, yang harganya malah kian merosot. Soalnya mobil terkena depresiasi alias penurunan harga tiap tahun.

Mobil termasuk barang konsumsi, bukan investasi. Begitu juga kendaraan lain seperti sepeda motor. Jadi, gak ada salahnya beli rumah sendiri meski sudah ada hunian dari orang tua.

Tapi lain urusannya jika keputusan nunda beli rumah adalah karena belum ada modal. Mungkin dana banyak tersedot buat kebutuhan nikahhal yang sebenarnya kurang bijak. Berikut ini ada 4 cara pasangan baru nikah bisa beli rumah, mungkin dapat dijadikan referensi:

1. Tekan biaya resepsi

Banyak yang lebih mementingkan resepsi ketimbang hunian ke depannya. Duit digelontorkan buat bikin pesta megah. Seusai resepsi, mengeluh karena dana habis.

Lebih baik resepsi digelar sederhana saja. Yang penting, acara itu berkesan bagi tiap orang. Sisa dana bisa dipakai buat tambahan beli rumah.

2. Atur pengeluaran

Saat sudah menikah, atur pengeluaran berdua. Baik suami maupun istri mesti saling terbuka dalam urusan keuangan. Apakah ada utang, hartanya berapa.

Ini penting untuk menyusun anggaran ke depan. Setelah ada anggaran, patuhi. Percuma bikin anggaran njelimet tapi diabaikan.

3. Berinvestasi

Nabung sudah jelas mesti dilakukan. Tapi ada yang lebih menjanjikan, yaitu berinvestasi. Imbal hasil investasi lebih besar ketimbang bunga tabungan.

Tapi harus paham dulu jenis investasi yang akan dilakoni. Mungkin bisa investasi emas yang simpel. Jika ingin mencoba meraih hasil lebih, bisa mulai pelajari reksa dana dari sekarang.

4. Bikin rekening khusus

Jika memungkinkan, bikinlah rekening tabungan khusus untuk mengumpulkan modal beli rumah. Nantinya dana dari gaji tiap bulan disisihkan ke rekening ini.

Isi rekening gak boleh diutak-atik, kecuali untuk beli rumah. Harus ditetapkan target tabungan untuk beli rumah.

Misalnya membidik rumah seharga Rp 400 juta. Dengan aturan down payment 20% dari harga total, diperlukan Rp 80 juta sebagai DP kredit pembelian rumah (KPR).

Itu belum termasuk biaya bank dan notaris. Kira-kira butuh Rp 100 juta untuk bisa menghuni rumah secara kredit. Tentukan berapa besaran tabungan per bulan sampai didapatkan angka sebesar itu, tentunya dengan melihat kondisi finansial pribadi masing-masing.

Itulah empat cara pasangan baru nikah bisa beli rumah. Dari keempat poin di atas, yang sering dilupakan adalah poin pertama dan kedua.

Resepsi itu penting, tapi rasanya kok sayang keluar duit segitu banyak hanya untuk pesta semalam. Mending dipakai buat hal lain yang lebih bermanfaat.

Ihwal anggaran keuangan juga kerap luput dari perhatian. Padahal anggaran sangat menentukan kelangsungan rumah tangga ke depan. Lihat saja dalam tiap kegiatan dari tingkat RT sampai negara. Soal anggaran selalu ramai dibahas karena memang penting untuk fondasi kegiatan tersebut.

date with our latest news and articles.

(red/ochman/rief/RA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!