Tidak Jadi Mengajukan KTA? Ini Prosedur Pembatalannya

redaksi.co.id - Tidak Jadi Mengajukan KTA? Ini Prosedur Pembatalannya Saat memutuskan untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA), pasti yang Anda harapkan adalah pencairan dana bisa dilakukan...

35 0

redaksi.co.id – Tidak Jadi Mengajukan KTA? Ini Prosedur Pembatalannya

Saat memutuskan untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA), pasti yang Anda harapkan adalah pencairan dana bisa dilakukan secepat mungkin. Dengan begitu, kebutuhan mendesak segera terpenuhi. Lalu, bagaimana jika jangka waktu pencairan memakan waktu lebih dari sehari, misalnya seminggu? Tak ayal hal tersebut mengubah pikiran Anda seketika untuk membatalkan pengajuan KTA.

Seperti yang Anda telah ketahui, ada beberapa alasan selain waktu mengapa orang ingin membatalkan , di antaranya:

Faktor-faktor tadi bisa jadi pemicu kegalauan hingga berujung pada keputusan pembatalan pengambilan KTA yang semula diidam-idamkan. Kemudian yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bisakah pengajuan KTA dibatalkan? Ini tak serta-merta langsung terjawab. Sebab pembatalan KTA tergantung dari prosesnya. Apakah KTA yang Anda ajukan masih dalam tahap Pra-Pencairan atau Pasca-Pencairan?

Meskipun Tanpa Agunan, KTA Tak Begitu Saja Dapat Dibatalkan viafindspark.com

Tiap bank biasanya memiliki prosedur yang berbeda-beda dalam hal pembatalan pencairan. Prosedur yang dimaksud tak bisa digeneralisasi menjadi kebijakan umum semua bank. Sebab tiap-tiap bank memiliki kebijakan tersendiri.Memang seharusnya, tiap bank menyampaikanpenjelasan secara detail mengenai pembatalan KTA. Namun kenyataannya, kebanyakan bank tak pernah menerangkan bagaimana melakukan pembatalan KTA dan apa konsekuensi dari keputusan tersebut.

Secara umum, langkah-langkah berikut tetap bisa Anda lakukan. Langkah pertama adalah Anda harus datang secara langsung ke bank. Kemudian seperti saat awal , konsultasikan dan tanyakanlah perihal pembatalan KTA. Kalau memang tetap sungguh-sungguh pada keinginan Anda, pastikan diri Anda tidak mudah dipengaruhi customer service.

Saat Anda berkonsultasi, usahakan nada bicara Anda setegas mungkin sehingga pihak bank tahu betul Anda bersungguh-sungguh. Jelaskan bahwa ini murni keputusan Anda dan menjadi sah-sah saja ketika dana belum ditransfer dan diterima ke rekening Anda.

Langkah kedua, Anda akan diminta untuk membuat surat pernyataan pembatalan secara tertulis dengan dibubuhi materai. Isinya mencakup identitas Anda seperti saat Anda mendaftar. Hari dan tanggal berapa, identitas jelas si petugas bank dengan jabatannya, serta stempel sebagai bukti kuat bahwa surat itu sudah diketahui bersama. Selanjutnya, mintalah kuitansi penerimaan untuk keperluan arsip jika ditanyakan. Apabila menurut Anda perlu, foto kuitansi dan simpan sebagai bukti autentik.

Untuk kasus ini, tampaknya tak semudah yang Pra-Pencairan. Sebab sejumlah uang yang diajukan sudah Anda terima. Dan skema yang disepakati bersama telah berjalan. Aturan bersama meliputi perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak menjadi bukti kuat di mata hukum. Seperti, jumlah pinjaman, jangka waktu penyelesaian pinjaman, bunga yang ditetapkan, biaya administrasi, denda keterlambatan pembayaran, dan biaya penalti untuk pelunasan dipercepat. Sekalipun Anda mengemukakan beragam alasan yang tampak meyakinkan, pihak bank tidak akan mengacuhkan.

Satu-satunya cara adalah melunasinya secara langsung. Tentunya tindakan tersebut membawa konsekuensi berupa penalti. Biasanya bank menetapkan rata-rata 5% dari pinjaman untuk pelunasan yang dipercepat. Penalti tersebut belum termasuk biaya administrasi pelunasannya.

Sebaiknya pembatalan KTAtak dilakukan melalui call centre. Akan lebih baik jika Anda mendatangi bank secara langsung sehingga bisa ditindaklanjuti saat itu juga. Jangan segan untuk mempelajari segala bentuk prosedur saat pengajuan dan tanyakan kepada pihak bank seperti apa skema yang mereka siapkan andai kata terjadi pembatalan. Seharusnya, pihak bank pun tak keberatan menjelaskannya karena ini menyangkut konsekuensi yang akan Anda hadapi. Meskipun kenyataannya, banyak yang tidak menjelaskan tentang hal ini sejak awal.

Terakhir, pikirkan masak-masak sebelum Anda memutuskan. Jika bisa, tak ada salahnya untuk berdiskusi dengan anggota keluarga. Pembatalan yang dilakukan pra maupun pascapencairan akan berisiko bagi Anda pribadi. Dan pastinya membuat Anda menjadi tidak tenang. Lebih cermat dalam menghasilkan keputusan pastinya akan memberikan dampak yang lebih positif.

Baca Juga:

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!