Kalau Belum Siap Buka Usaha Jangan Resign Dulu, Ini Alasannya

redaksi.co.id - Kalau Belum Siap Buka Usaha Jangan Resign Dulu, Ini Alasannya Iming-iming usaha yang sukses emang bikin banyak orang terlena dan merasa bisa melakukan hal...

27 0

redaksi.co.id – Kalau Belum Siap Buka Usaha Jangan Resign Dulu, Ini Alasannya

Iming-iming usaha yang sukses emang bikin banyak orang terlena dan merasa bisa melakukan hal yang sama. Tapi tahu gak sih, kenyataannya banyak yang cuma modal nekat dan jadi bangkrut.

Yang lebih parahnya lagi nih, demi punya bisnis sukses kayak orang lain lalu dengan gegabah memutuskan resign dari pekerjaan. Loh, padahal konsep bisnisnya saja belum jelas mau ngapain. Gak mikir panjang soal gimana muterin uang modal dan lainnya.

Jangan kelewat pede bisa jadi pebisnis sukses lalu memutuskan buat resign dari pekerjaan. Ada baiknya pertimbangkan hal-hal di bawah ini dulu daripada ujung-ujungnya penyesalan tiada akhir.

Sebaiknya kamu jangan resign kalau berikut ini.

Ingat, yang mau buka bisnis dan yang sudah menjalankan bisnis bukan cuma kamu. Persaingan bisnis pastinya gak bisa diabaikan. Kalau cuma modal nekat, gak punya konsep jelas, modal cekak dan antisipasi, itu namanya sama saja menjerumuskan diri sendiri ke jurang masalah.

Emangnya yakin kalau menjalankan bisnis itu gampang? Tanpa bekal yang cukup dalam memulai sebuah bisnis bukan gak mungkin bikin kamu terjerat masalah finansial.

Hal konyol kayak gini bisa kejadian saat kamu meminjam uang untuk modal usaha. Karena hanya bermodalkan nekat itu tadi, bisnis kamu berujung kegagalan. Lalu gimana mau melunasi tagihan utang pinjaman tersebut?

Gak sedikit orang yang menjajal bisnis karena rasa penasaran alias coba-coba alias main-main. Waduh, bisnis kok coba-coba? Melihat orang-orang yang sudah terlebih dahulu menjalankan bisnis dan mereguk sukses lalu kepincut.

Ah gampang tuh, cuma bikin martabak mah kecil dapat untung segunung Menganalisa dan mengambil kesimpulan sendiri. Cuma melihat sekilas dan hasil yang diperoleh. Kenyataannya bisnis butuh proses yang gak sebentar dan gak mudah loh.

Bisnis yang sukses itu gak selalu bermula dari skala besar loh. Coba saja kamu browsing, banyak yang dimulai dengan skala kecil. Besaran bisnis bukan jaminan bisnis yang sukses, melainkan cara kamu menjalankannya.

Kebanyakan orang berpikir sebaliknya, sehingga mereka memaksakan mengajukan pinjaman dengan nomina fantastis. Iya kalau sukses, menghasilkan profit, kalau rugi, bangkrut? Jangan hanya berpikir soal prestige atau gengsi biar dilihat orang lain wah keren tapi gak ada hasil maksimal, yang ada malah jurang kehancuran.

Bukan gak mungkin loh mengelola bisnis skala kecil tapi beromset besar. Menyiasati modalnya pun bisa dengan gabung bareng teman.

Jangan harap bisa punya bisnis yang berhasil kalau masih memelihara rasa takut akan gagal bahkan sebelum memulai bisnis itu sendiri. Ibaratnya sudah kalah sebelum berperang.

Dihantui rasa takut gagal berbisnis justru bakal membuat bisnis kamu benar-benar berakhir dengan kegagalan. Pernah dengar kan You are what you think. Yang ada jadinya kamu malah gak bisa fokus dan menjalankan bisnis dengan maksimal. Takut akan sesuatu yang belum terjadi.

Ngapain sibuk mikirin gagal berbisnis, lebih baik fokus mempersiapkan diri untuk membangun solusi supaya terhindar dari kegagalan berbisnis.

Keberhasilan itu milik mereka yang rajin dan siap bekerja keras banting tulang dan memerah keringat. Kalau masih punya sifat malas yang dominan, kebayang gak saat harus mengelola bisnis?

Emangnya ada bisnis yang dijalankan dengan bermalasan bisa mendatangkan profit? Ingat ya, saat kamu bekerja di sebuah perusahaan, mungkin yang harus kamu pikirkan hanya kewajiban divisimu. Perusahaan masih bisa berjalan tanpa kamu.

Ketika memutuskan untuk punya bisnis sendiri itu sama artinya dengan siap pusing 24 jam. Waktu tidur berkurang dan bakalan lebih capek. Putar otak dan melakukan semua yang kamu bisa demi kelancaran roda bisnis.

Saat menjalankan bisnis sendiri, kamu lah yang menjadi otak, penggerak, bos sekaligus karyawan. Semua fungsi kamu yang menjalankan. Berapa besar profit dan kelangsungan bisnis ya tergantung kamu dong.

Kalau merasa ragu dan terlalu banyak pertimbangan lebih baik jangan buru-buru ambil keputusan resign. Kumpulin dulu deh pengalaman berbisnis dengan menjalankan usaha sampingan.

Paling gak, saat merugi atau gagal, kamu masih punya pekerjaan dan pemasukan rutin yang akan menyelamatkan kamu dari masalah finansial.

Punya pengalaman bisa membantu kamu menyediakan lebih banyak waktu untuk belajar merancang bisnis yang lebih baik.

So, banyak hal penting yang harus kita pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan resign dan memulai bisnis sendiri. Gak ada orang yang siap dan mau mengalami kerugian atau bahkan kebngkrutan dalam berbisnis.

Intinya, jangan memaksakan atau malah hanya ikutan trend resign lalu buka usaha sendiri. Nekat saja tanpa terlebih dahulu memperkaya serta membekali diri dengan pengetahuan dan skill berbisnis yang cukup. Itu namanya konyol.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!