Zuckerberg-Milner-Hawking Memulai Proyek Pencarian Alien

redaksi.co.id - Zuckerberg-Milner-Hawking Memulai Proyek Pencarian Alien CEO Facebook Mark Zuckerberg, pengusaha Rusia Yuri Milner dan fisikawan Stephen Hawking telah mengungkapkan secara eksklusif kepada MailOnline ,...

36 0

redaksi.co.id – Zuckerberg-Milner-Hawking Memulai Proyek Pencarian Alien

CEO Facebook Mark Zuckerberg, pengusaha Rusia Yuri Milner dan fisikawan Stephen Hawking telah mengungkapkan secara eksklusif kepada MailOnline , Sabtu 24 September 2016, bahwa mereka akan mendengarkan sinyal dari ‘Earth 2.0’.

Resmi bernama Proxima b, planet berbatu itu diyakini memiliki kondisi yang tepat untuk menopang kehidupan dan berjarak hanya empat tahun cahaya dari Bumi.

Ketiganya mendanai sebuah proyek ambisius senilai US$ 100 juta (Rp 1,3 triliun) yang dikenal sebagai Breakthrough Listen ;, yang akan menggunakan teleskop yang paling kuat di dunia untuk mendengarkan pesan dari objek luar angkasa (ET).

Bulan lalu, para astronom menemukan bukti kuat bahwa bintang terdekat kita, Proxima Centauri, adalah matahari lain dari dunia seperti Bumi.

“Hal itu hanya beberapa bulan setelah Stephen Hawking dan saya, dengan dukungan Mark Zuckerberg, meluncurkan proyek Breakthrough Starshot kami, yang bertujuan untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa kecil ke Alpha Centauri dalam satu generasi,” kata Milner kepada MailOnline.

“Pada saat itu, kami berharap ada sebuah planet dalam sistem Centauri, tapi kami tidak tahu. Kini kami memiliki target yang pasti. Yang membuat misi terasa lebih nyata,” ujar Milner.

Ribuan exoplanets (planet di luar tata surya) telah ditemukan sebelumnya, tapi tidak seperti yang lain, para ilmuwan mengatakan Proxima b ada dalam jangkauan kita.

Sementara empat tahun cahaya adalah jauh – lebih dari 25 triliun mil, pesawat ruang angkasa super cepat generasi masa depan diperkirakan bisa melakukan perjalanan ke planet tersebut dalam beberapa dekade mendatang.

Di masa depan planet itu bahkan mungkin dapat dihuni oleh wisatawan ruang angkasa dari Bumi. Awal bulan depan, tim Breakthrough Listen akan mencari emisi radio yang berbeda dari kebisingan latar belakang alam semesta menggunakan Parkes Observatory di Australia.

“Sulit untuk memprediksi berapa lama pencarian akan berlangsung, tetapi kami tahu bahwa semua kondisi yang diperlukan bagi munculnya kehidupan di Bumi terdapat di mana-mana di alam semesta,” kata Andrew Siemion, Direktur Berkeley SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence) Research Center kepada MailOnline.

Muncul sebagai salah satu pendukung proyek, Profesor Hawking, mengatakan kita harus waspada dalam menghubungi alien jika menemukan mereka. “Menatap bintang-bintang Saya selalu membayangkan ada seseorang di sana menatap balik,” ujar Hawking dalam film berjudul ‘Stephen Hawking ;s Favorite Places ;.

“Saat saya bertambah tua saya lebih yakin dari sebelumnya bahwa kita tidak sendirian.”

Tim Breakthrough Listen telah mengumpulkan data dari sistem bintang lain menggunakan Green Bank Radio Telescope di West Virginia dan Lick Observatory ;s Automated Planet Finder di California.

Studi yang dilakukan selama ini oleh proyek itu meliputi sebagian besar bintang yang berjarak 16 tahun cahaya dari Bumi. DAILY MAIL ONLINE| ERWIN Z

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!