NASA: Akan ada Aktifitas Mengejutkan di Europa

redaksi.co.id - NASA: Akan ada Aktifitas Mengejutkan di Europa NASA akan mengadakan konperensi pers pada Senin depan untuk mengumumkan temuan baru terkait aktifitas mengejutkan di Europa....

33 0

redaksi.co.id – NASA: Akan ada Aktifitas Mengejutkan di Europa

NASA akan mengadakan konperensi pers pada Senin depan untuk mengumumkan temuan baru terkait aktifitas mengejutkan di Europa. Temuan itu lebih spesifik membahas petunjuk anyar dari permukaan bawah laut di bulan beku.

Europa merupakan salah satu dari banyaknya bulan yang terdapat di Jupiter. Dan bulan itu merupakan salah satu kandidat terkuat adanya kehidupan alien dalam sistem tata surya kita. Namun, dalam konperensi pers yang akan diselenggarakan, NASA tidak akan membahas mengenai makhluk luar angkasa tersebut.

NASA, dilaporkan Science Alert, Jumat (23/9) akan membahas mengenai temuan gambar Europa yang berasal dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, serta aktifitas yang berhubungan dengan temuan permukaan bawah laut dari Europa. Hal tersebut terlihat menarik, sebab selama ini para ilmuwan hanya menduga-duga terkait adanya laut asin yang menyelinap di bawah permukaan kulit bulan tersebut.

Namun, hal itu akan segera dikonfirmasi NASA. NASA berpendapat, meskipun lebih dingin, tapi permukaan bawah laut di Europa, terhitung para ilmuwan, memiliki keseimbangan kimia yang sama dengan keadaan laut yang ada di Bumi. Keseimbangan itu dianggap memiliki potensi banyaknya kandungan hidrogen dan oksigen untuk menghidupi makhluk hidup di Bumi.

Lalu mengapa para ilmuwan yakin, terdapat air laut di bawah bulan beku yang berjarak 500 juta mil dari Matahari? Pertama, mereka melihat adanya kelembutan permukaan yang tidak biasa di Europa. Tidak hanya itu, mereka juga melihat adanya bulu-bulu uap air yang ditembakan dari permukaan Europa. Dan tahun lalu, para ilmuwan mengumumkan adanya air laut asin yang menjadi melingkupi kawasan bulan beku tersebut.

Umumnya, mayoritas cairan yang berjarak jauh dari Matahari akan beku. Tapi, para ilmuwan meyakini, Jupiter memiliki daya tarik gelombang pasang surut kuat yang menyebabkan cairan tersebut tidak muntah keluar.

Mereka juga menyatakan, energi tidal menyebabkan aktivitas geologi bak gempa tektonik d Bumi. Hal itu menyebabkan pembentukan lubang hidrotermal, dan juga menjadi petunjuk adanya gempa tektonik yang menimpa, selain di Bumi. Lebih dari itu, fakta yang didapatkan dari observasi teleskop para ilmuwan menunjukkan, Europa memiliki jumlah air dua hingga tiga kali lipat dari yang ada di Bumi.

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!