Strategi Memperbaiki Rapor Kredit yang Buruk di Bank Indonesia

74

redaksi.co.id – Strategi Memperbaiki Rapor Kredit yang Buruk di Bank Indonesia

Meminjam uang dari bank saat ini adalah hal yang lumrah. Individu atau badan usaha tentu akan memerlukan pinjaman uang tersebut untuk mengatasi masalah finansial yang sedang dihadapi individu atau badan usaha tersebut. Terbukti, hingga saat ini masyarakat yang mengajukan pinjaman ke bank untuk pembelian kendaraan, rumah, dana tunai hingga pinjaman dengan kartu kredit terus meningkat setiap tahunnya.

Seseorang yang ingin mengajukan pinjaman di bank biasanya akan disurvei terlebih dulu oleh bank terkait, termasuk badan usaha. Individu yang hendak mengajukan pinjaman berupa kartu kredit atau dana tunai misalnya akan diteliti dulu mengenai track record perkreditannya yang datanya tersimpan di Bank Indonesia (BI). Jika individu tersebut terjebak dalam masalah kredit macet, bank terkait tidak akan mau mencairkan pinjaman kepada individu tersebut.

Rapor Kredit Buruk Menyulitkan untuk Mendapatkan Pinjaman vianews.aces.edu

Kebutuhan dan gaya hidup yang semakin berkembang sepertinya memaksa Anda untuk mengajukan pinjaman ke bank agar apa yang Anda inginkan bisa terwujud. Di samping itu, Anda yakin mampu untuk membayar cicilan kreditnya tiap bulan. Namun, jika yang terjadi adalah tidak bisa mendapatkan pinjaman karena track record yang buruk dan masuk daftar hitam BI, bisa dipastikan Anda tidak akan memperoleh pinjaman dari bank.

Jika masalah daftar hitam (blacklist) ini yang sedang Anda alami, tidak usah terlalu cemas karena. Sebab kondisi dapat bisa diperbaiki dan Anda tetap dapat dengan mudah mengajukan pinjaman lagi ke bank. Dibawah ini ada beberapa strategi untuk memperbaiki rapor kredit yang buruk. Strategi ini merupakan pengetahuan yang mesti Anda pahami agar terhapus dari blacklist BI. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral yang menyimpan data seluruh debitur yang menjadi nasabah bank di Indonesia. Data-data debitur ini nantinya akan diberi peringkat/ranking sesuai dengan kelancaran . Peringkat pertama untuk debitur yang selalu tepat waktu membayar cicilan kreditnya dan Peringkat Lima untuk debitur dengan laporan kredit macet. Peringkat buruk tersebut akan di-blacklist oleh BI.

Kriteria 5C yang ada di BI meliputi Character, Capacity, Collateral, Condition, dan Capital. Kriteria tersebut yang harus dimiliki calon debitur. Jika calon debitur memenuhi kriteria ini, bank manapun akan terbuka untuk memberikan pinjaman.

Gerai Bank Indonesia via qerja.com

Anda dapat mengunjungi Gerai Bank Indonesia kapan saja. Silakan datang dengan membawa dokumen yang diperlukan untuk kembali memulihkan track record yang buruk di BI. Siapkan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli sebagai syarat untuk meminta formulir Informasi Debitur Individual (IDI).

Jika Anda terlalu sibuk, bisa meminta formulir tersebut secara online lewat www.bi.go.id. Dan setelah Anda mendapat jawaban dari pihak BI via email, hasil cetaknya dapat diambil di Gerai Info BI atau Kantor BI. Untuk individu, siapkan dokumen berupa (KTP) asli atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

Sementara untuk badan usaha, sertakan fotokopi identitas badan usaha, fotokopi identitas asli dari pengurus badan usaha. Dan permintaan IDI dapat diwakilkan orang lain yang dipercaya dengan ketentuan menyerahkan surat kuasa asli dari pengurus kepada perwakilannya, fotokopi identitas badan usaha, serta KTP pemberi dan penerima kuasa.

Setelah diperiksa BI ternyata nama Anda terdapat dalam database atau badan usaha Anda juga ada di database, tahap selanjutnya ialah Anda harus segera mengurus rapor kredit ke Gerai Info BI di Gedung B Lobby Menara Sjafruddin Prawiranegara. Calon debitur (Anda atau badan usaha) akan mengetahui posisi rapor kredit dari formulir yang telah dilengkapi. Selanjutnya, Anda harus segera memperbaiki rapor tersebut.

Andaikan saja nilai rapor kredit Anda berada di posisi peringkat tiga, itu berarti Anda harus segera melunasi utang Anda. Pelunasan ini bisa dilakukan dengan melakukan negosiasi kalkulasi dan jangka waktu pembayaranya dengan pihak . Berbeda lagi bila Anda atau badan usaha Anda ternyata menduduki peringkat lima, itu artinya Anda harus melunasi utang Anda. Kemudian dalam waktu tiga bulan, peringkat Anda akan berubah posisi menjadi peringkat tiga.

Dengan mencermati kemudian menjalankan strategi memperbaiki rapor kredit di atas, Anda sebenarnya tidak akan mendapat kesulitan saat ingin memulihkan rapor kredit yang buruk. Dan itu menjadi tanggung jawab yang harus Anda penuhi. Dibutuhkan niat yang baik untuk memulihkan dan melunasi utang Anda. Hasilnya tentu Anda akan keluar dari blacklist BI dan bisa mendapat kepercayaan bank dalam memperoleh pinjaman/kredit.

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!