BPK: Harga BBM Bersubsidi Seharusnya Turun Mulai Oktober 2016

redaksi.co.id - BPK: Harga BBM Bersubsidi Seharusnya Turun Mulai Oktober 2016 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai harga BBM subsidi jenis Premium dan Solar harus bisa diturunkan....

31 0

redaksi.co.id – BPK: Harga BBM Bersubsidi Seharusnya Turun Mulai Oktober 2016

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai harga BBM subsidi jenis Premium dan Solar harus bisa diturunkan. Hal ini melihat dari harga minyak dunia di Indonesian Crude Price (ICP) yang masih berada di bawah kisaran 40 dollar AS.

Anggota BPK Achsanul Kosasih menilai Pertamina meraup keuntungan di semester I 2016 cukup besar. Kontribusi terbesar menurut Achsanul dari penjualan BBM subsidi yang seharusnya diturunkan sesuai harga keekonomian

“Seharusnya masih bisa turun lagi itu, untuk BBMnya. Agar masyarakat bisa turut menikmati,” ujar Achsanul, di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Achsanul memaparkan Pertamina sudah cukup besar memperoleh laba Rp 23 triliun hanya dalam waktu enam bulan. Karena hal itu tidak ada salahnya jika pada Oktober terjadi perubahan harga, Achsanul meminta perseroan menurunkan harga.

“Dengan harga minyak yang turun ini, memang disatu sisi, Pertamina sangat diuntungkan ya. Apalagi kan untungnya juga dia besar,” kata Achsanul.

Sebelumnya diketahui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM memastikan harga Premium akan turun sebesar Rp 300 per liter, dari Rp 6.450 jadi Rp 6.150 per liter. Namun harga solar akan naik di kisaran angka Rp 500 atau menjadi Rp 5.650

Dari laporan keuangan PT Pertamina (Persero) keuntungan yang didapatkan dari menjual Premium dan Solar sebesar Rp 8,7 triliun.

Perseroan menyatakan bahwa laba usaha BBM PSO 449,9 persen lebih tinggi dibandingkan periode sama 2015, akibat rendahnya biaya produk sejalan dengan penurunan harga MOPS (Mid Oils Platts Singapore) dan ICP sebagai pembentuk komponen harga.

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!