Filipina Ingin Akhiri Hubungan Militer dengan Amerika

53

redaksi.co.id – Filipina Ingin Akhiri Hubungan Militer dengan Amerika

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengumumkan bahwa latihan militer bersama antara negaranya dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan pada Oktober 2016 adalah kerjasama terakhir selama masa pemerintahannya. Pengumuman itu disampaikan Duterte pada Rabu, 28 September 2016, saat melakukan kunjungan ke Vietnam, sekaligus sebagai sinyal pemutusan hubungan kerjasama militer kedua negara yang dianggap terlama di Asia.

“Amerika Serikat menjadwalkan latihan perang, sementara Cina tidak mau. Saya akan menyampaikan kepada AS bahwa ini merupakan latihan militer terakhir. Kerja sama Filipina dan AS telah berakhir,” kata Duterte pada sebuah pidato di depan masyarakat Filipina di ibu kota Vietnam Hanoi.

Latihan pendaratan militer di Filipina yang melibatkan 500 serdadu Filipina dan 1.400 pasukan AS itu dijadwalkan digelar 4-12 Oktober 2016, sekaligus menjadi agenda pertama dalam pemerintahan Duterte. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada Al Jazeera , Kementerian Luar Negeri AS, menyatakan, negaranya akan tetap fokus melanjutkan hubungan luar negerinya dengan Filipina.

“Filipina adalah sekutu kami yang sangat penting di kawasan Asia Pasifik.”

(red/andhi/urhartanto/SN)

loading...

Comments

comments!