Menghitung Peluang Arsene Wenger Melatih Timnas Inggris

redaksi.co.id - Menghitung Peluang Arsene Wenger Melatih Timnas Inggris Hati Arsene Wenger sedang senang. Di Emirates, dalam laga Liga Champions, Arsenal baru saja memukul tamunya, Basel,...

27 0

redaksi.co.id – Menghitung Peluang Arsene Wenger Melatih Timnas Inggris

Hati Arsene Wenger sedang senang. Di Emirates, dalam laga Liga Champions, Arsenal baru saja memukul tamunya, Basel, dengan skor 2-0. Itu sebabnya, ia banyak mengumbar senyum dan mau menjawab apa pun pertanyaan dari wartawan, termasuk kemungkinannya menangani tim nasional Inggris. Namanya memang kembali santer disebut-sebut sebagai pelatih paling ideal untuk menangani Three Lions menggantikan Sam Allardyce, yang terkena skandal. Untuk sementara, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menunjuk Gareth Southgate.

Namun itu hanya untuk sementara. Pelatih tetap harus didapatkan. Nah, bersama Alan Pardew dan Eddie Howe serta manajer lawas Glenn Hoddle, nama Wenger menjadi salah seorang kandidat. Tentu saja saya sangat tersanjung. Namun prioritas utama saya tetap klub. Sampai akhir musim nanti, saya tetap di sini dan fokus tetap pada Arsenal, kata Wenger, menjawab pertanyaan jurnalis seusai pertandingan. Sebenarnya jawaban itu sama dengan yang diungkapkan kepada wartawan pada Juli lalu, saat namanya santer diberitakan masuk radar FA untuk menggantikan Roy Hodgson, yang mundur setelah gagal di Piala Eropa. Ketika itu, ada alasan tambahan.

Menurut Wenger, timnas Inggris memang semestinya dipegang oleh orang Inggris. Bagi saya, lebih nyaman apabila seorang pelatih dari negara Inggris menangani tim nasional mereka, katanya. Penolakan yang halus memang. FA pun kemudian balik badan dan memilih Sam Allardyce sebagai pengganti Hodgson. Pelatih asli Inggris memang menjadi topik sentral dalam setiap pemilihan pelatih timnas negeri itu.

Padahal, dari pengalaman yang sudah-sudah, pelatih Inggris atau bukan, toh prestasi tim sepak bola negeri itu tak juga beranjak lebih bagus dalam berbagai turnamen yang diikutinya. Bahkan, saat ditangani oleh Steve McClaren, yang asli orang Inggris, mereka malah gagal melangkah ke Piala Eropa 2008 di Swiss dan Austria. Pelatih non-Inggris malah berkinerja lumayan. Sven-Goran Eriksson, yang menjadi pelatih asing pertama, bahkan menorehkan prestasi penting, yakni mengantar Inggris ke perjalanan paling jauh sejak 1990, yakni mampir di babak 16 besar di Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang.

Bicara soal asal negara, tentu Wenger paling pas. Ia bukan orang Inggris tapi sudah banyak merasakan pahit dan getirnya sepak bola di negeri itu. Meski tak banyak gelar juara yang ia peroleh, pengalamannya menjadi manajer Arsenal selama 20 tahun dipandang paling pas untuk menerima tantangan berat yang baru, yakni timnas Inggris. Kombinasi yang pas.

Namun pekerjaan FA bukanlah soal meyakinkan Wenger bahwa dialah yang paling pantas mengisi posisi tersebut. Ia juga harus memiliki kesabaran ekstra. Maklum, saat ini, Wenger masih memiliki kontrak hingga akhir musim. Kalaupun deal alias bersedia menerima pinangan FA, Wenger tidak bisa langsung bekerja untuk Inggris hingga perputaran kompetisi pada musim ini usai. Paling cepat, Wenger bisa meneken kontrak pada Juli mendatang. Itu pun bukan tanpa halangan. Saat kian marak berita soal usaha FA mendekati Wenger, Arsenal dikabarkan telah mengajukan perpanjangan kontrak.

Kabarnya, kontrak baru ini akan memiliki durasi dua tahun. Dengan demikian, Wenger, yang sudah menangani Arsenal sejak 1996, akan berada di Emirates hingga berusia 68 tahun. Jika itu yang terjadi, pilihan FA pun semakin sempit. Kemungkinan besar, Alan Pardew yang akan dipilih, mengingat Eddie Howe terbilang masih bau kencur untuk menduduki kursi manajer timnas Inggris.

Toh, semua itu belum final. Menurut kabar yang diembuskan media-media di Inggris, dalam waktu dekat pihak FA akan menemui Wenger untuk membicarakan kemungkinan ia bersedia menangani timnas Inggris. Andai saja Wenger bersedia. Kemungkinan besar FA akan memperpanjang masa kerja Gareth Southgate sebagai manajer sementara.

Di lain pihak, Arsenal juga harus segera mencari pengganti Wenger, yang sudah telanjur melegenda. Tidak mudah tentu saja. Sejauh ini, Eddie Howe, manajer muda Bournemouth, disebut-sebut sebagai pengganti Wenger. Namun pengalaman Manchester United saat ditinggal pensiun oleh Sir Alex Ferguson tim itu mendadak limbung tentu menjadi kekhawatiran tersendiri.

Cerita berikutnya memang tergantung pada Monsieur Wenger.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!