Botay Agata, Atlet BMX dengan Prestasi Mendunia

redaksi.co.id - Botay Agata, Atlet BMX dengan Prestasi Mendunia © Disediakan oleh MRA Printed Media Botay Agata, Atlet BMX...

22 0

redaksi.co.id – Botay Agata, Atlet BMX dengan Prestasi Mendunia

© Disediakan oleh MRA Printed Media Botay Agata, Atlet BMX dengan Prestasi Mendunia

Sebagaimana kata Oprah Winfrey, Aku tidak pernah puas akan posisiku saat ini. Aku selalu mencoba untuk meningkatkan diri . What is the next level? Bagaimana aku bisa mengembangkan diri menjadi orang yang lebih baik?”

Itu pulalah yang dilakukan oleh seorang Januar Susanto atau lebih dikenal dengan nama Botay Agata , atlet BMX yang prestasinya sudah mendunia.

Sepak terjang pria kelahiran Jakarta tahun 1990 ini di dunia sepeda BMX tak bisa dibantah lagi. Sudah banyak prestasi diraihnya, baik nasional maupun internasional.

Dia pernah menyabet peringkat 20 atlet BMX se-dunia, peringkat 4 Asia pada 2012 di Malaysia, juara Kejuaraan Nasional Wim Cycle di Jakarta. Teranyar, dia baru mendapat medali emas di Festival International des Sports Extremes (FISE) Sport Series 2016 di Perancis, Mei lalu!

Pria berkulit sawo matang ini bercerita bahwa ketertarikannya pada sepeda BMX bermula dari kesan fun dan keren saat mengendarainya. Apalagi saat ia mencoba ikut berkumpul dengan para rider, ia memeroleh pergaulan yang positif.

Akhirnya saat itu, tepatnya 2008, ia mulai menekuni olahraga ekstrem ini.

Mengenai bahaya dari olahraga dari olahraga ini, rider dengan andalan trik mega spin danpedaling ini tak terlalu ambil pusing. Menurutnya, risiko pekerjaan pasti ada.

Yang terpenting adalah kita punya minat di situ agar nyaman menjalaninya. Bayangkan kalau saya takut duluan. Yang ada saya tidak bakal mencoba dan tidak merasakan asyiknya bermain BMX, selorohnya.

Atas pencapaiannya sekarang, ia menerangkan bahwa itu berkat buah dari fokus untuk terus mengasah teknik dan menambah trik-trik. Trik atau gaya merupakan kunci dari kategori BMX Flatland.

Bila hal itu dilakukan terus menerus dengan latihan disiplin, maka kita akan semakin matang saat pertandingan dan dengan sendirinya membawa kita ke atas podium juara, terangnya.

Ingin tahu lebih banyak? Simak wawancaranya dengan Fitness for Men di bawah ini.

Bagaimana perjalanan karier Anda sampai saat ini?

Tahun 2008, saya mulai mencoba fokus ke olahraga ini. Dan, sudah bisa ditebak, usaha saya tidak bakal semulus paha Angelina Jolie. Saya harus jatuh berkali-kali hehehe… Itu karena saya mencoba menguasai banyak trik BMX, baik yang sederhana sampai yang susah. Setelah saya merasa mampu, saya pun mengikuti kompetisi bergengsi dan dapat juara. Dari kemenangan demi kemenangan itu, peluang di olahraga ini terbuka lebar. Banyak sponsor yang melirik, sampai sekarang.

Apa prestasi yang berkesan bagi Anda?

Sejauh ini, prestasi yang berkesan bagi saya adalah saat meraih gelar di International Competition (Ground Force) 2010 di Singapura. Saat itu, saya meraih peringkat 20 dunia. Kemudian, di International Open Championship (IOXC), saya berhasil meraih juara 3. Setelahnya, di International Competition (Flat attack) yang dihelat di Malaysia pada 2012, saya merebut peringkat 4 se-Asia. Terakhir, pada Mei 2016 lalu, saya menyabet juara 1 di Festival International des Sports Extremes (FISE) Sport Series 2016 di Perancis.

Adakah resep khusus untuk sampai pada titik sukses itu?

Sebenarnya, tidak kiat khusus atas apa yang saya peroleh hingga saat ini. Apapun yang saya lakukan hari ini ialah buat saya sendiri. Saya menikmati segala hal yang bikin saya happy. Jadi, apa yang saya capai ini ialah sebuah akibat dari kesukaan saya bermain sepeda BMX.

Pernahkah Anda menemukan Aha Moment, sebuah momen yang menentukan?

Saya main BMX itu adalah pilihan hidup. Saat itu, orangtua sudah meninggal sehingga saya punya tuntutan harus bayar sekolah dan mencukupi segala kehidupan. Dengan menekuni olahraga sepeda BMX, saya bisa mencukupi kebutuhan saya dan membiayai biaya sekolah. Dari situlah, akhirnya saya memutuskan untuk fokus di BMX.

Dunia itu menjanjikan?

Ada teman yang bertanya dengan nada mencemooh, Mau sampai kapan lo main BMX? Saya diam dan hanya ketawa saat itu. Dalam hati, Tenang, nanti saya bakal buktikan. Hasilnya, saya sudah memiliki apa yang saya mau berkat fokus bermain BMX. Memang, paling enak membungkam omongan miring orang dengan prestasi.

Apakah sebanding dengan risikonya?

Saya akui olahraga ini termasuk salah satu olahraga yang sangat ekstrem dan berisiko. Tapi, bukankah setiap pekerjaan ada risikonya? Menurut saya, yang terpenting adalah melatih diri untuk sabar. Sabar dalam arti menikmati setiap latihan dalam mendapatkan trik-trik. Jika sudah dapat trik andalan, rasanya hidup terasa nikmat. Di dunia ini pula kita bertemu banyak orang. Artinya, ada ilmu baru yang bisa kita pelajari untuk membantu pencapaian prestasi kita. Menjadi terbaik atau untuk menang di kompetisi tidak ada yang cepat. Tapi, begitu meraihnya, kepuasannya melebihi segalanya. Sebanding dengan risikonya.

Tips Botay untuk Pemula

#1. Sudah tentu, harus punya sepeda BMX jangan sepeda kumbang, Bung.

#2. Banyak latihan bareng profesional biar cepat menguasai banyak trik.

#3. Terus menyimak perkembangan dunia BMX di luar negeri untuk menambah referensi.

#4. Jangan mudah putus asa. Usaha pertama memang selalu tak sesuai harapan. Jangan takut patah tulang atau engsel terkilir.

#5. Terus jaga stamina dan fisik karena untuk mencapai tingkat tertinggi di olahraga ini, fisik haruslah prima.

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!