Guardiola: Kesuksesan Saya Berkat Johan Cruyff

65

redaksi.co.id – Guardiola: Kesuksesan Saya Berkat Johan Cruyff

Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengatakan kesuksesannya kini sebagai pelatih berkat pendidikan yang ia terima saat di Barcelona di bawah Johan Cruyff.

Berbicara saat peluncuran otobiografi London ‘Johan Cruyff: My Turn’, Guardiola mengatakan, ia baru memahami sepakbola dengan seutuhnya setelah bertemu dengan Cruyff.

“Saya adalah orang yang beruntung, saya melatih City, Bayern dan Barca karena saya bertemu dengannya,” kata Guardiola, dilansir dari Sky Sports, Jumat (7/10).

Pelatih asal Spanyol itu telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih hebat, setelah memenangkan 21 trofi selama masa kariernya di Camp Nou dan dengan Bayern Muenchen.

Awalnya, Guardiola bermain untuk Barca. Ia juga menjadi bagian dari kemenangan Barca di Piala Eropa saat mengalahkan Sampdoria 1-0 di Wembley pada 1992 silam. Saat itu, Barca diasuh di bawah kepelatihan Cruyff.

Guardiola percaya pelajaran yang ia terima selama periode di bawah pelatih asal Belanda itu, menjadi fondasi untuk kemajuan yang dimilikinya kini. Cruyff meninggal karena kanker paru-paru pada Maret lalu.

“Dia mengajarkan kita, bukan hanya saya, tapi generasi pemain, untuk memahami permainan, untuk memahami mengapa anda mengambil keputusan itu,” tambahnya.

Pelatih berusia 45 tahun itu mengatakan, apa yang diajarkan Cruyff berdampak sangat besar bagi orang-orang di sekelilingnya. Menurutnya, sepakbola adalah permainan yang paling rumit dan sangat terbuka. Karena itu, ia harus mengambil banyak keputusan di dalamnya.

Guardiola menggambarkan sosok Cruyff sebagai pelatih. Menurutnya, Cruyff tidak duduk selama sesi pelatihan dan justru bermain dengan para pemainnya. Ia mengakui Cruyff yang bermain lebih baik dari pemainnya. Tidak hanya itu, Cruyff di mata Guardiola adalah sosok yang berpengetahuan, karismatik, dan memiliki kepribadian.

“Dia adalah pelatih yang paling berani yang pernah saya temui. Dia percaya pada ‘efecto mariposa’ (efek kupu-kupu), yang melewati dengan baik di awal dan mampu menciptakan hal yang indah di akhir,” ujarnya.

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

loading...

Comments

comments!