NPWP Patah atau Rusak, Bagaimana Cara Mengurusnya?

97

redaksi.co.id – NPWP Patah atau Rusak, Bagaimana Cara Mengurusnya?

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas WP dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Jika orang dengan sengaja tidak dan perbuatan tersebut menimbulkan kerugian pada pendapatan negara, diancam pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun dengan denda paling sedikit 2X dan paling banyak 4X dari jumlah pajak terutang yang tidak dibayar.

Ada banyak manfaat yang bisa dinikmati dengan memiliki NPWP yang bisa Anda dapatkan seperti uraian berikut ini

Manfaat Memiliki NPWP bagi Wajib Pajak

Contoh NPWP via blogspot.com

NPWP selain berfungsi sebagai identitas dalam administrasi perpajakan juga memiliki banyak manfaat. Berikut ini beberapa contoh manfaat NPWP antara lain.

1. NPWP Merupakan Salah Satu Syarat Pengajuan Kredit di Bank

Bagi masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman di bank, namun belum mempunyai NPWP, sebaiknya segeralah membuat NPWP. Karena NPWP merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki.

2. Pembuatan Rekening Koran di Bank

Sama seperti poin 1, NPWP akan diminta oleh pihak bank jika ada masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan rekening koran.

3. Pengajuan SIUP atau TDP

Bagi masyarakat yang ingin memulai usaha atau mendaftarkan usaha untuk memperoleh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP), maka salah satu syarat yang harus ada adalah NPWP.

4. Pembuatan Paspor

Masyarakat akan diminta menunjukkan NPWP pada saat pembuatan paspor untuk kondisi tertentu.

5. Mengikuti Lelang di Instansi Pemerintah, BUMN, dan BUMD

Salah satu syarat wajib untuk mengikuti lelang dan memperoleh tender dengan Instansi Pemerintah, BUMN, dan BUMD adalah memiliki NPWP. Dengan mempunyai NPWP, maka peluang untuk memperoleh penghasilan akan semakin besar.

6. Pelayanan Pajak

Memperoleh pelayanan perpajakan dalam hal penyetoran/pembayaran pajak, pelaporan pajak, pengembalian pajak dan atau pengurangan pembayaran pajak.

Dengan banyaknya manfaat memiliki NPWP, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, baik sebagai Orang Pribadi atau Badan Usaha.

Dengan banyaknya manfaat memiliki NPWP, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, baik sebagai Orang Pribadi atau Badan Usaha.

Pahami 3 Cara Permohonan Pendaftaran NPWP

Cara Mendaftar NPWP viawww.rmagroup.net

Semua orang tetap bisa memperoleh NPWP, walaupun penghasilan masih dibawah PTKP. Cara memperoleh NPWP sangat mudah dan semua pelayanan di kantor pajak gratis termasuk pendaftaran NPWP, asalkan memenuhi syarat yang diperlukan.

Ada 3 cara permohonan pendaftaran NPWP, antara lain:

Adapun persyaratan administrasi yang harus disiapkan antara lain:

Setelah memiliki NPWP, Wajib Pajak yang terdaftar mempunyai beberapa kewajiban seperti: , menyetor/membayar pajak dan melaporkan pajaknya. Untuk panduan hak dan kewajiban pajak, WP dapat menghubungi Account Representative yang bertanggungjawab atas WP di Kantor Pelayanan Pajak tempat WP terdaftar.

Prosedur yang Harus Dilakukan Saat NPWP Rusak atau Patah

Contoh Kartu Rusak atau Patah viaphoto.elsoar.com

Bentuk kartu NPWP yang kecil dan kaku dan biasanya ditaruh dalam dompet mengakibatkan resiko rusak atau patah. Jika ini terjadi, ada beberapa tindakan yang harus diperhatikan dan dilakukan WP ketika NPWPnya patah atau rusak, antara lain:

Permohonan Pencetakan Kembali NPWP yang Patah atau Rusak

Berdasarkan surat edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-60/PJ/2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-20/PJ/2013 tentang Tata Cara Pendaftaran dan Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-38/PJ/2013, disebutkan bahwa permohonan pencetakan ulang kartu NPWP dapat dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak sesuai tempat tinggal atau tempat kedudukan dan atau tempat kegiatan usaha.

Sehingga bagi Wajib Pajak yang Kartu NPWP-nya patah atau rusak dapat langsung mengurus NPWP yang patah atau rusak tersebut di Kantor Pelayanan Pajak terdekat, tidak harus di KPP tempat terdaftar.

Syarat untuk pencetakan ulang kartu NPWP:

1. NPWP Orang Pribadi

Siapkan fotokopi KTP sebanyak 1 buah dan mengisi formulir permohonan cetak ulang NPWP. Formulir Cetak ulang tersebut sudah tersedia di Tempat Pelayanan Terpadu Kantor Pelayanan Pajak (TPT KPP). Jika kebingungan mencari letak formulir permohonan cetak ulang NPWP, maka tanyakan ke petugas pajak di TPT atau satpam yang bertugas di dalam pintu KPP. Setelah mendapat formulir cetak ulang, silahkan isi formulir di meja yang sudah disediakan, lampirkan fotokopi KTP. Setelah selesai silahkan ambil nomor antrean TPT, tunggu sampai nomor antrean dipanggil. Biasanya proses pencetakan ulang NPWP langsung selesai di hari yang sama, sehingga Kartu NPWP yang baru dapat dibawa pulang di hari itu, tanpa dikenakan biaya apapun. Cetak Ulang NPWP dapat diwakilkan dengan melampirkan tambahan Surat Kuasa yang dibubuhi materai Rp6000,-.

2. NPWP Badan Usaha

Secara umum syaratnya sama seperti NPWP Orang Pribadi, namun untuk NPWP Badan Usaha ada tambahan lampiran tambahan fotokopi Akta Pendirian Perusahaan.

Langkah-langkah untuk mengajukan permohonan mencetak ulang kartu NPWP yang rusak patah atau rusak adalah sebagai berikut:

Jadi, jangan Menunda Dalam Memperbaiki NPWP, sebab NPWP adalah salah satu dokumen penting untuk Anda.

(red/ovi/riawan/NT)

loading...

Comments

comments!