Sinyal Damai dari Pihak Mario Teguh Terhadap Kiswinar

redaksi.co.id - Sinyal Damai dari Pihak Mario Teguh Terhadap Kiswinar Kasus antara Mario Teguhdengan Kiswinar, anak hasil pernikahannya dengan Aryani berbuntut panjang. Pemberitaan di beberapa media...

34 0

redaksi.co.id – Sinyal Damai dari Pihak Mario Teguh Terhadap Kiswinar

Kasus antara Mario Teguhdengan Kiswinar, anak hasil pernikahannya dengan Aryani berbuntut panjang. Pemberitaan di beberapa media pun sangat beragam, yang tentunya terdapat pro dan kontra dalam kasus ini.

Mario pun merasa kasus ini telah membuat pekerjaannya sebagai motivator sangat terganggu.Bahkan beberapa waktu lalu pihak Mario Teguh sempat menyebut angka kerugian sampai miliaran rupiah.

Tak heran ketika mereka melayangkan somasi kepada beberapa pihak termasuk anaknya, adiknya, dan beberapa program televisi yang menayangkan pengakuan Ario Kiswinar. Dengan somasi ini Mario tak ingin kasus menjadi konsumsi publik.

“Kami belum melakukan tindakan hukum sama sekali. Secara damai, dalam lingkup keluarga. Jangan sampai jadi konsumsi publik,” kata Mario Teguh di kantor Elza Syarief, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/10).

Ditegaskan oleh Elza Syarief, somasi tersebut bukan merupakan langkah hukum. Namun, hanya sebuah undangan atau juga teguran terhadap pemberitaan yang semakin panjang beredar.

Dalam somasi tersebut, pihak Mario Teguh hanya ingin pemberitaan yang selama ini menyudutkan pihaknya bisa berhenti dan selanjutnya dilakukan komunikasi. “Ini somasi sebenernya teguran stop pemberitaan publik dulu. Ini masih ranah kekeluargaan,” ujar Elza.

Elza menambahkan jika somasi dalam pengertian ahli hukum manapun bukanlah sebuah langkah hukum. Namun, karena ada beberapa pihak yang merupakan instansi, maka somasi pun dipublikasikan.

“Bisa tanya seluruh ahli hukum. Upaya hukum jika kita lakukan gugatan atau laporan polisi. Kalau undangan kita akan bicara, tertutup untuk umum. Tapi ini udah masuk ke dalam instansi, jadi boleh ke publik,” tandas ElzaSyarief, selaku kuasa hukum MarioTeguh.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!