Lagi, Banjir dan Longsor Timpa Sejumlah Kawasan di Jabar

redaksi.co.id - Lagi, Banjir dan Longsor Timpa Sejumlah Kawasan di Jabar Hujan deras selama dua hari berturut-turut sebabkan banjir dan longsor di Jawa Barat bagian selatan.Menurut...

30 0

redaksi.co.id – Lagi, Banjir dan Longsor Timpa Sejumlah Kawasan di Jabar

Hujan deras selama dua hari berturut-turut sebabkan banjir dan longsor di Jawa Barat bagian selatan.

Menurut Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, informasi diperoleh berdasarkan laporan penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar dan BPBD Jawa Barat.

“Banjir pada Minggu (9/10) kemarin merendam beberapa desa di Kota Banjar. Masing-masing Desa Belokang, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, yang mengakibatkan rumah terendam setinggi 20-50 cm. Jumlah rumah terendam masih dalam pendataan,” ujar Sutopo, Senin (10/10).

Banjir juga merendam Desa Mulyasari, Patarungan, 25 unit rumah terendam setinggi 70 cm.

Di Kelurahan Pataruman 45 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm dan diDesa Raharja, Kecamatan Purwaharja, 55 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm

Sementara itu bencana longsor juga menimpa lima desa di Kecamatan Patarungan. Masing-masing di Desa Batulawang, mengakibatkan empat unit rumah rusak sedang.

Desa Karyamukti 2unit rumah rusak sedang. Desa Mulyasari 2 unit rumah rusak sedang.Desa Pataruman 2 unit rumah rusak sedang danDesa Sukamukti mengakibatkan 1unit rumah rusak sedang,”imbuh Sutopo.

Sutopo mengatakan, masyarakat sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Baik itu ke rumah-rumah tetangga maupun saudara terdekat.

Sedangkan, pada Minggu kemarin sekitar Pukul 17.30 WIB juga terjadi longsoran di dua titik di Kampung Warung Batok.

Akibatnya, longsor menimbun jalan nasional penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah.

BPBD Kota Banjar melakukan pembersihan menggunakan alat berat dari PU Bina Marga.

Saat ini kondisi jalan sudah normal kembali dan dapat dilalui kendaraan.

“Pada Pukul 22.00 WIB, di Blok Katapang, Kelurahan Purwaharja, Purwaharja, jalan terputus karena ambles (jalur nasional penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah). Panjang 15 meter dan lebar 16 meter. Diakibatkan hujan deras dan tersumbatnya aliran sungai oleh sampah, sehingga mengikis pondasi jalan,” ujar Sutopo.(gir/)

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!