Murray Tak Suka Catatan Strateginya Diekspos Berlebihan

redaksi.co.id - Murray Tak Suka Catatan Strateginya Diekspos Berlebihan Petenis Inggris, Andy Murray berhasil menjadi juara turnamen tenis China Terbuka. Namun ada yang membuatnya merasa kecewa...

12 0

redaksi.co.id – Murray Tak Suka Catatan Strateginya Diekspos Berlebihan

Petenis Inggris, Andy Murray berhasil menjadi juara turnamen tenis China Terbuka. Namun ada yang membuatnya merasa kecewa usai bertanding di laga babak final melawan petenis Bulgaria, Grigor Dimitrov.

Kamera televisi yang menyiarkan siaran langsung pertandingan sempat menyoroti secarik kertas berisi catatan taktik permainan Murray yang berusaha dirahasiakan.

Catatan taktik Murray beberapa saat sempat terlihat pada tayangan siaran langsung pertandingan final China Terbuka. Tak hanya sekilas, kamera televisi itu juga memperbesar tampilan dari kertas kecil berukuran A4 berisi tulisan tangan itu. Insiden terjadi pada saat jeda pertandingan menjelang akhir.

Murray yang saat ini menempati peringkat Kedua dalam daftar petenis papan atas dunia mengaku tak senang dengan ekspose berlebihan terhadap catatan taktik permainannya itu.

Tim manajemen Andy Murray menyampaukan keluhan kepada penyelenggara turnamen tenis tur ATP setelah catatan taktik Murray ditampilkan di televisi saat laga final China Terbuka di Beijing, Minggu (9/10).

Murray mengaku tidak senang ketika menyadari kamera telah menyorot dan memperbesar gambar catatan selembar kertas yang dia baca beberapa saat sebelum pertandngan berakhir.

Dalam catatan itu terkandung petunjuk teknis permainannya seperti catatan “Jangan biarkan dia mendikte pada forehand-nya” dan juga petunjuk teknis untuk ‘Tetap tenang dan bernapas”.

Seperti Murray yang merasa tidak senang atas sorotan kamera pada kertas catatan tekniknya itu,ibunya Murray, Judy juga mengecam insiden itu. Dia menganggapnya sebagai tindakan “tidak sopan” dan telah melampaui batas-batas hal pribadi. “Invasi privasi’, tulisnya di akun Twitter.

Murray mengatakan: “Saya tidak suka ketika mereka masuk dan melihat isi tas saya itu karena isinya adalah hal-hal dan catatan pribadi. Saya mencoba untuk menjaganya agar tetap tertutup karena saya ingin menjaganya hanya untuk saya,” kata Murray.

“Ini bukan untuk dilihat oleh orang lain, kalau tidak ingin saya rahasiakan, saya simpan saja itu di kursi wasit sehingga orang lain bisa melihatnya,” kata Murray.

Ini adalah insiden kedua kalinya catatan Murray bocor dan terekspose orang lain. Pada turnamen di Rotterdam tahun lalu, seorang wartawan asal Belanda mendapatkan selembar catatan dengan pola instruksi yang sama. ‘Berusaha yang terbaik’ dan wartawan itu memposting foto catatan taktik itu secara online, sehingga banyak yang merasa kesal terutama dari kubu Andy Murray.

Di sisi lain, Murray senang karena meraih gelar karir ke-40 setelah dia mengalahkan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov 6-4 7-6(2) dalam final di China Terbuka, Minggu waktu setempat.

Murray di pertandingan final itu menang dalam waktu satu jam 57 menit untuk menjadi pemain ke-16 yang memenangi gelar 40 ATP.

Petenis asal Inggris itu kini terpaut 1.555 poin dari Djokovic dalam perburuan akhir tahun untuk menjadi petenis nomor satu dunia.

Djokovic gagal mempertahankan gelarnya di Beijing menyusul cedera namun diperkirakan akan main di Shanghai.

Kemenangan itu merupakan gelar kelima termasuk melangkah ke final Australia Terbuka, final Prancis Terbuka, kemenangan di Wimbledon dan Olimpiade.

“Ini tahun paling konsisten selama karir saya, dan akan membawa saya ke tahap berikutnya dari event yang paling sering saya mainkan,” kata Murray.

“Hari ini pertandingan tingkat tinggi, Grigor bertarung mati-matian, saya sangat senang dengan cara bermain saya, saya sekarang sedang menunggu untuk Shanghai,” katanya seperti dilansir Antara.

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!