Bhumibol Mangkat, Maha Vajiralongkorn Jadi Raja Thailand

44

redaksi.co.id – Bhumibol Mangkat, Maha Vajiralongkorn Jadi Raja Thailand

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn akan menggantikan posisi ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, sebagai Raja Thailand. Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan Ocha pada Kamis, 13 Oktober, menyusul kematian Raja Bhumibol Adulyadej.

“Pemerintah akan melanjutkan dengan suksesi. Pemerintah akan mengabarkan kepada parlemen terkait dengan pewaris takhta yang ditunjuk pada 28 Desember 1972,” kata PM Prayuth dalam pernyataannya di semua saluran televisi Thailand.

Hak Istimewa Raja Bhumibol Adulyadej Raja Bhumibol Adulyadej, Dicintai Rakyatnya Dihormati Dunia Tanggal 28 Desember 1972 merupakan tanggal pengesahan Vajiralongkorn menjadi putera mahkota. Prayuth menuturkan Raja Bhumibol telah menunjuk langsung pewaris tahta kerajaan pada 2002. Pangeran Vajiralongkorn lahir pada 28 Juli 1952.

Ia dididik di Bangkok, London, dan Sydney serta lulus dari Royal Military College, Duntroon, pada awal 1970-an. Dia adalah perwira di militer Thailand serta pilot angkatan udara yang berkualitas dan aktif dalam operasi militer terhadap Partai Komunis Thailand selama 1970. Dia juga memimpin operasi tempur melawan serbuan militer Vietnam di seberang perbatasan Kamboja.

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn menikah sebanyak tiga kali dan memiliki tujuh anak: lima putra dan dua putri. Pernikahan terakhirnya adalah dengan wanita dari kalangan rakyat biasa pada 10 Februari 2001. Maha Vajiralongkorn akan mengemban tugas yang lebih berat mengingat situasi dan kondisi Thailand yang telah jauh berbeda.

Raja Bhumibol mangkat pada Kamis, 13 Oktober 2016, pukul 15.52 waktu setempat di Rumah Sakit Siriraj, Bangkok. Bhumibol, yang mangkat pada usia 88 tahun, menjalankan kekuasaannya sebagai raja selama 70 tahun, sehingga menjadikannya sebagai raja yang paling lama bertakhta di dunia.

(red/oudlon/R)

loading...

Comments

comments!