Punya Uang Tapi Hidup Selalu Gelisah, Mungkin Ada yang Salah Denganmu

redaksi.co.id - Punya Uang Tapi Hidup Selalu Gelisah, Mungkin Ada yang Salah Denganmu Tuti terlihat resah dan gelisah siang ini. Sudah 5 kali ia mondar-mandir, keluar...

55 0

redaksi.co.id – Punya Uang Tapi Hidup Selalu Gelisah, Mungkin Ada yang Salah Denganmu

Tuti terlihat resah dan gelisah siang ini. Sudah 5 kali ia mondar-mandir, keluar masuk toilet. Oh bukan, ini bukan karena Tuti sedang sakit perut. Jadi ceritanya Tuti ini sedang bingung, gimana harus melunasi utang 5 kartu kreditnya yang masing-masing senilai Rp 5 juta.

Masalah yang dihadapi Tuti mungkin juga dialami oleh sebagian besar orang ya, atau mungkin kamu juga? Padahal si Tuti ini levelnya sudah manager dengan gaji per bulan Rp 20 juta loh. Seharusnya sih dengan penghasilan segitu, Tuti bisa punya hidup yang layak ya.

Ya begitulah kalau gak bijak menggunakan uang, gaji sebesar apapun gak akan menjamin hidup aman secara finansial.

Lalu apa sih sebenarnya yang membuat kita bisa resah dan gelisah gara-gara uang?

1. Punya banyak utang

Gimana gak resah dan gelisah kalau yang banyak itu bukan tabungan tapi utang. Sampai kapanpun yang namanya utang itu harus dilunasi. Nah, kalau hobinya numpuk utang sana-sini apa iya bisa hidup dengan tenang?

Setiap bulan tagihan kartu kredit akan terus datang sampai dilunasi, sama halnya dengan utang KTA. Lebih parahnya lagi kalau berutang sama yang namanya rentenir, hiiiy serem.

Kamu bakal dikejar sampai bisa melunasi utang yang sudah dikenai bunga mencekik. Hidup kok seperti lomba lari, kejar-kejaran tiada akhir. Walhasil gaji yang diterima setiap bulan hanya numpang lewat karena habis buat bayar utang.

2. Punya banyak uang tapi masih merasa kurang terus

Memiliki keinginan untuk punya taraf kehidupan yang lebih baik itu sesuatu yang sangat wajar kok. Melihat ke atas untuk memacu diri agar lebih baik itu sah-sah saja, tapi kalau malah jadi merasa iri hati gimana?

Yang ada hidup kamu seperti gak pernah cukup, berapapun penghasilan yang diterima.

Status kerjaan karyawan tetap, level manajer, gaji sudah mencapai Rp 20 juta sebulan tapi masih terus merasa kurang, gak puas. Ya terang saja kalau selalu membandingkan diri dengan mereka yang bergaji di atas Rp 50 juta dan masuk level BOD. Bukan gak mungkin malah bisa stres nanti.

Syukuri apa yang kamu bisa raih sekarang dengan cara mengelolanya dengan baik dong. Kalau merasa masih kurang ya berusaha tapi jangan gak rasional ya. Tetap berpijak sama bumi.

3. Selalu gagal memenuhi kebutuhan

Seolah sudah jadi sesuatu yang gak asing kalau masih banyak di antara kita yang sulit memisahkan mana kebutuhan dan mana keinginan. Contoh, sembako itu kebutuhan, baju model terbaru itu keinginan. Hal-hal penting malah sering terabaikan dan lebih mendahulukan keinginan.

Contoh lain, masih punya cicilan apartemen, iuran wajib investasi dan asuransi lah kok masih mempertahankan sikap konsumtif. Mentang-mentang punya kartu kredit dan mindset masih dapat gaji setiap bulan. Merasa bebas memberi reward sama diri sendiri tanpa berpikir soal pengeluaran.

4. Mengorbankan passion kerja demi gaji lebih besar

Mungkin sebagian dari kita pernah mengalami dilema dalam karir. Dapat kesempatan kerja di bidang yang jadi passion sejak kecil tapi dikalahin sama kerjaan lain yang bukan passion karena gaji lebih besar?

Perasaan menyesal dan tertekan bisa timbul kapan saja kalau kayak gini. Kerja rasanya jadi gak ikhlas dan gak maksimal karena bukan bidang yang disukai. Cuma fokus sama gajinya yang menggiurkan. Iya sih, gaji besar, tapi kalau gak bisa menikmatinya buat apa?

5. Gak bisa memaksimalkan uang yang ada

Hidup berkecukupan itu lagi-lagi bukan berpatokan sama soal besaran gaji atau penghasilan setiap bulan. Tapi lebih ke cara mengelola uang dan gaya hidup.

Punya gaji 20 juta sebulan juga bakal sia-sia kalau gaya hidup bak kaum jet set. Itu mah bakalan besar pasak daripada tiang.

Cari deh kisah istri seorang direktur, Nuniek Kirta yang sempat menghebohkan netizen dengan gaya busananya yang sederhana. Nuniek gak pernah ribet sama merek loh. Padahal dengan gaji suaminya, Nuniek mampu beli baju yang harganya jutaan.

Tapi anehnya, baju, aksesoris dan semua yang digunakan harganya gak lebih dari 100 ribu, bahkan dia happy aja tuh pakai baju seharga 50 ribu dan kalung seharga 35 ribu.

Prinsip Nuniek, hidup penuh gaya gak harus dengan barang-barang bermerek dan mahal. Lebih baik uangnya digunakan buat investasi dan jalan-jalan.

Hidup mau sesederhana apapun pasti butuh uang. Namun ingat, uang itu bukan segalanya. Gak seharusnya kita dikuasai oleh uang, namun sebaliknya, kitalah yang mengendalikan uang.

Di mana ada niat dan komitmen pasti ada jalan kok. Jangan mau kalah sebelum berperang ya. Katakan selamat tinggal pada resah gelisah karena uang!

(red/ovi/riawan/NT)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!