Buah Lokal Kalah dengan Impor, Begini Dalih Pemerintah

redaksi.co.id - Buah Lokal Kalah dengan Impor, Begini Dalih Pemerintah Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Gardjita Budi menjelaskan alasan buah lokal Nusantara kalah bersaing dengan...

42 0

redaksi.co.id – Buah Lokal Kalah dengan Impor, Begini Dalih Pemerintah

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Gardjita Budi menjelaskan alasan buah lokal Nusantara kalah bersaing dengan buah impor. Hal itu disebabkan kondisi daya saing domestik, seperti volume produksi yang tidak stabil serta kualitas produksi yang masih rendah.”Masalahnya ada di logistik juga dari sentra produksi ke konsumen membutuhkan transportasi,” ujar Gardjita, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu, 27 November 2016.Gardjita berujar kendala dari sisi logistik ini menyebabkan beberapa harga buah lokal cenderung lebih mahal dibandingkan buah impor. Selain itu, harga buah lokal juga tidak kompetitif untuk diperdagangkan di pasar ekspor.”Padahal potensi kita untuk jadi pengekspor buah tropis besar,” katanya. Indonesia yang beriklim tropis, kata dia menjadi keuntungan besar, dari segi ragam buah yang bisa diproduksi. “Contohnya kita berlimpah buah manggis, salak, mangga.”Selain logistik, menurut dia kendala lain adalah penanganan buah pasca panen dan ketersediaan pasokan buah sepanjang musim. “Penanganan pasca panen yang buruk bisa menyebabkan buah cepat membusuk,” ujar Gardjita.Volume ekspor buah lokal Indonesia pada 2015 lalu mencapai 68.556 ton, dengan nilai ekspor sebesar US$ 37,7 juta. Namun, volume impor buah masih lebih besar yaitu mencapai 344.221 ton, atau senilai US$ 534,83 juta.Kementerian Pertanian pada Minggu pagi membagikan aneka ragam buah Nusantara gratis pada acara car free day, di Jalan Thamrin, Jakarta. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari kampanye Cintai Buah Nusantara .Adapun kegiatan kampanye ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi kekayaan buah nusantara dan mempromosikan potensi ekspor mancanegara.GHOIDA RAHMAH

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!