Moratorium UN, Anies Baswedan: Pikirkan Matang-matang

redaksi.co.id - Moratorium UN, Anies Baswedan: Pikirkan Matang-matang Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, meminta Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan saat ini, untuk memikirkan kembali keputusannya...

26 0

redaksi.co.id – Moratorium UN, Anies Baswedan: Pikirkan Matang-matang

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, meminta Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan saat ini, untuk memikirkan kembali keputusannya menghentikan sementara pelaksanaan ujian nasional. “Pikirkan matang-matang,” kata Anies usai berkampanye sebagai calon Gubernur DKI, di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Ahad, 27 November 2016.Anies khawatir, jika pelaksanaan UN ditiadakan, bisa menyulitkan sekolah maupun perguruan tinggi untuk menyeleksi peserta didik. Sebabnya, nilai UN selama ini dijadikan sebagai standar nasional pendidikan. Menurut Anies, permasalahan UN terletak ketika dijadikan sebagai syarat kelulusan, sehingga menjadi momok menakutkan bagi setiap peserta didik. “Pak Mendikbud lihat enggak dua tahun terakhir ini UN menakutkan?” ujarnya.Sementara, kata Anies, momok menakutkan itu telah hilang sejak dua tahun terakhir, tepatnya ketika dia masih memimpin kementerian tersebut. Anies menilai, selama dua tahun ini, dirinya sudah tidak lagi melihat orang-orang melakukan doa yang aneh-aneh dan sampai sujud syukur.Muhadjir sebelumnya mengungkapkan bakal melakukan moratorium pelaksanaan UN pada 2017. Berdasarkan kajiannya, penghentian sementara UN harus dilakukan lantaran kondisi Indonesia yang beragam. Moratorium rencananya dilakukan untuk semua jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar hingga menengah atas.Muhadjir menuturkan langkah berikutnya yang dia tempuh adalah mengajukan permohonan persetujuan moratorium kepada Presiden, yang nanti akan diikuti dengan instruksi presiden. Keputusannya baru akan diambil dalam rapat kabinet terbatas.Anies yakin kebijakan moratorium UN dalam ratas tersebut akan dibahas secara mendalam. Namun, dia menilai bahwa semestinya Presiden Jokowi tidak dibebankan dengan persoalan UN. Anies mengingat kembali saat dirinya masih memimpin kementerian, tidak pernah satu pun masalah pendidikan dibawa dalam ratas. “KIP tidak pernah dirataskan. UN tidak pernah dirataskan. Kenapa? Karena Mendikbudnya berhasil menyelesaikan permasalahan di level kementerian,” ucapnya.FRISKI RIANA

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!