Sebelum heli TNI AD jatuh, Sertu Bayu titipkan 2 anaknya ke istri

redaksi.co.id - Sebelum heli TNI AD jatuh, Sertu Bayu titipkan 2 anaknya ke istri Sebelum helikopter Bell 412 milik TNI Angkatan Darat dinyatakan hilang, Sersan Satu...

76 0

redaksi.co.id – Sebelum heli TNI AD jatuh, Sertu Bayu titipkan 2 anaknya ke istri

Sebelum helikopter Bell 412 milik TNI Angkatan Darat dinyatakan hilang, Sersan Satu Bayu Sadeli (28) sempat menitipkan kedua putranya kepada sang istri, Rahmita Dewi (28). Di heli tersebut, bayu bertugas sebagai kru mekanik.

Bayu tercatat sebagai warga Kampung Lokomotif, RT 004/RW 05, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Rahmita mengatakan Bayu sempat menghubunginya pada pekan lalu melalui layanan media sosial Blackberry Messenger (BBM).”Almarhum meminta maaf kepada saya dan berpesan untuk menjaga kedua anaknya Bara Alimsyah (5) dan Rayihan Artarsyah (4 bulan),” kata Rahmita di kediamannya, Senin (28/11), demikian dilansir Antara.Selain itu, Bayu juga meminta istrinya untuk mengirimkan foto beserta dokumen lengkap semasa almarhum bertugas melalui BBM. “Saya sendiri belum tahu maksudnya meminta foto dan dokumen untuk apa,” katanya.Dikatakan Dewi, Bayu meninggalkan rumah pada Juli 2016 ketika putra keduanya lahir. Sertu Bayu Sadeli Putra merupakan lulusan Pusat Pendidikan Penerbangan Semarang angkatan tahun 2008.”Suami saya hanya dua minggu ada di rumah karena harus kembali bertugas di Tanjung Redep, Kalimantan Timur,” katanya.Helikopter Bell 412 milik TNI Angkatan Darat sempat dinyatakan hilang di atas Malinau saat berada di ketinggian 2.500 kaki. Setelah dilakukan pencarian, bangkai heli itu sendiri ditemukan di pegunungan Kalimantan Utara.

Dari lima kru, satu dinyatakan selamat, yakni Lettu CPN Abdi Darnain.

Baca juga:Keluarga kru heli TNI AD asal Dumai dirikan tenda & gelar yasinanDandim sebut kru heli asal Madiun yang jatuh di Kaltara tewasTNI AD selidiki penyebab Heli Bell 412 jatuh di KaltaraBangkai heli Bell milik TNI AD ditemukan, pilot selamatWarga dengar ledakan sebelum helikopter TNI AD hilang di Kalimantan

(red/ramanta/utra/amungkas/BPP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!