Kasus Mario Teguh, Kiswinar Ajukan Syarat Sederhana

redaksi.co.id - Kasus Mario Teguh, Kiswinar Ajukan Syarat Sederhana Hasil tes DNAMario Teguh danKiswinar telah resmi diumumkan pihak Kepolisian pada 25 November 2016 lalu. Dalam pernyataannya,...

39 0

redaksi.co.id – Kasus Mario Teguh, Kiswinar Ajukan Syarat Sederhana

Hasil tes DNAMario Teguh danKiswinar telah resmi diumumkan pihak Kepolisian pada 25 November 2016 lalu. Dalam pernyataannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Awi Setyono, menegaskan hasil dari tes DNA menunjukkan Kiswinar adalah anak biologis dari Mario Teguh dan Ibu Aryani. Hal ini tentu membuka babak baru untuk kasus Mario Teguh dan Kiswinar.

Setelah pengumuman itu tersebar ke publik, Mario Teguh pun berinisiatif untuk mengajak Kiswinar bertemu. Sayangnya, melalui kuasa hukumnya, Ferry Amahorseya, Kiswinar menyatakan masih enggan menemui sang motivator. Pertemuan sendiri rencananya akan dilangsungkan Rabu (30/11/2016) di sebuah restoran di kawasan Jakarta.

Meski mengaku masih enggan, namun Kiswinar tak menutup kemungkinan jika esok hari dirinya bertemu dengan Mario Teguh. Kiswinar pun mengajukan syarat sederhana yang harus dipenuhi Mario Teguh sebelum pertemuan itu terjadi.

Melalui Ferry, Kiswinar dan Ibu Aryani mengungkapkan ingin meminta kejelasan akan agenda dari undangan pertemuan tersebut. Pasalnya, mereka merasa ada yang janggal.

Setelah terkuaknya hasil tes DNA yang menyatakan Kiswinar positif anak biologis Mario Teguh dan Ibu Aryani, tim penyidik dari pihak kepolisian akan memanggil beberapa saksi dan juga saksi ahli. Ditambahkan oleh Awi, saksi pernikahan Mario Teguh dan Ariyani Soenarto di Malang pun bakal dihadirkan.

“Setelah ini masih akan memanggil beberapa saksi ahli, seperti ahli bahasa, omongannya terlapor bisa buat bukti pencemaran nama baik atau tidak. Lalu saksi KUA yang di Malang juga bisa dipanggil. Beberapa saksi lagi, mungkin nanti bisa berkembang,” tegas Awi. Sementara itu, banyak pihak berharap kasus Mario Teguh dan Kiswinar ini dapat berakhir cepat dan penuh kedamaian.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!