Ingin Bisnis Berkembang? Percepat Cash Flow dengan Cara Ini

redaksi.co.id - Ingin Bisnis Berkembang? Percepat Cash Flow dengan Cara Ini Dalam menjalankan bisnis, Anda akan membutuhkan penanganan cash flow yang baik untuk mendukung segala sesuatu...

47 0

redaksi.co.id – Ingin Bisnis Berkembang? Percepat Cash Flow dengan Cara Ini

Dalam menjalankan bisnis, Anda akan membutuhkan penanganan cash flow yang baik untuk mendukung segala sesuatu yang terkait operasional perusahaan. Sebab cash flow membawa pengaruh bagi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Itulah mengapa sangat penting untuk selalu memastikan hal yang satu ini berjalan dengan baik.

Kenyataannya, ada perusahaan yang mampu memenuhi target penjualan dengan baik, tetapi bermasalah terkait pembayaran utang dan tagihan lainnya. Hal seperti ini bisa saja terjadi karena pemasukan yang ada tidak dapat menutupi pengeluaran perusahaan. Cash flow tidak diatur secara baik dan benar sehingga sangat mungkin terjadi di dalam perusahaan.

Penting bagi perusahaan untuk mengupayakan cash flow berjalan dengan cepat. Sebab hal ini akan sangat membantu dalam mengoptimalkan berbagai sumber daya yang terdapat di perusahaan. Lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk mempercepat cash flow dalam perusahaan Anda.

Mengatur Pemasukan dan Pengeluaran Bisnis viagushisde.com

Dalam praktiknya, perusahaan akan mendapatkan cash inflow (arus kas masuk) dari penjualan produknya. Dari situlah, sumber pendapatan perusahaan berasal. Karena itu, penting sekali untuk memaksimalkan penerimaan kas tersebut dengan cara yang tepat.

Selalu ada kemungkinan bahwa penjualan akan dilakukan secara kredit. Artinya, pelanggan tidak membayar penuh barang yang Anda jual, tetapi dibayar dengan cara dicicil. Terkait hal tersebut, pelanggan akan meminta waktu untuk melakukan pelunasan. Hal seperti ini bisa menjadi masalah bagi perusahaan Anda. Selama kurun waktu tertentu, pemasukan yang ada mungkin masih bisa menutupi pengeluaran. Namun, perlahan, pemasukan yang lambat terisi akan sulit untuk menutupi pengeluaran yang konstan atau mungkin bertambah. Jika sudah begitu, bagaimana cara mengatasinya?

Terapkan sejumlah kebijakan yang efektif. Misalnya, Anda memiliki aturan yang ketat mengenai pembayaran yang wajib dilakukan pelanggan. Pertimbangkan untuk melakukan penjualan tanpa dicicil. Sebab ini akan memberi pengaruh positif untuk cash flow perusahaan. Jika melakukan penjualan kredit, pastikan perhitungan sudah tepat dan pelanggan tidak menunggak pembayaran.

Tidak hanya saat transaksi saja, tetapi setelah transaksi Anda harus tetap aktif dalam menindaklanjuti pembayaran dari pelanggan apabila penjualan dilakukan secara kredit. Pastikan semua barang terkirim dengan baik. Begitu juga dengan pengecekan dan pengemasannya agar dilakukan dengan tepat.

Setelah barang tiba di tempat pelanggan, kirimkan invoice segera dan pastikan semua informasi yang dibutuhkan telah tertera di dalamnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari koreksi atau pengiriman ulang invoice tersebut. Setelah invoice terkirim, Anda bisa mengingatkan pelanggan satu atau dua hari sebelum jatuh tempo sehingga mereka memiliki waktu untuk mempersiapkan pembayaran. Jika masa jatuh tempo terlewati dan pelanggan belum juga melakukan pembayaran, ingatkan mereka kembali dengan menghubunginya melalui telepon. Ini akan mempercepat proses pembayaran, terutama kalau Anda melakukannya dengan bahasa yang tepat.

Ilustrasi Invoice viafreepsd.cc

Salah satu hal terbesar yang menyebabkan masalah di dalam cash flow perusahaan adalah sejumlah pembayaran yang telat dilakukan. Itu berarti uang yang mestinya Anda terima sebagai pendapatan tidak Anda terima selama jangka waktu yang tidak bisa dipastikan. Ini adalah masalah terbesar yang selalu dihadapi semua pebisnis, termasuk Anda.

Jika dibiarkan terus menerus, ini bisa menyebabkan kegiatan operasional perusahaan berhenti. Sebab sejumlah tagihan dan . Beberapa langkah di atas mungkin saja tidak akan berhasil dengan maksimal. Hal ini tentu saja diakibatkan pembayaran yang telat. Atau dengan kata lain, terjadi gagal bayar. Meskipun Anda percaya dengan pelanggan, tetap saja akan selalu ada kemungkinan mereka melakukan pembayaran yang tidak sesuai dengan perjanjian. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk lebih mengenal dan memahami setiap pelanggan dengan lebih baik lagi.

Dalam masalah telat bayar yang dilakukan pelanggan, Anda harus melakukan tindakan ekstra untuk mengatasinya. Beberapa langkah di bawah ini bisa dijadikan sebagai langkah lanjutan dalam menangani masalah tersebut:

Jangan melakukan hal ini dengan acak dan tidak teratur. Terlebih Anda tidak fokus terhadap beberapa tagihan yang harus diutamakan. Selalu urutkan tagihan mulai dari yang terbesar atau dari waktu jatuh tempo yang paling dekat. Dengan hal ini, analisis penagihan bisa berjalan dengan baik. Itu berarti setiap tagihan dapat teratasi dan sesuai dengan kriterianya.

Setiap perusahaan akan memiliki karakteristik tersendiri. Begitu juga dengan setiap pelanggan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengenali mereka, mengetahui dengan baik pola pembayaran mereka. Dengan begitu, Anda bisa mengatasinya dengan tepat, bahkan mencegah mereka melakukan penundaan pembayaran pada masa yang akan datang.

Bagi pelanggan yang sedikit bandel dan selalu menunda pembayaran, ada baiknya Anda bersikap lebih tegas. Ingatkan mereka secara formal dan tunjukkan betapa hal ini adalah masalah yang cukup serius. Anda dapat melakukannya melalui sambungan telepon atau lewat email. Hindari untuk mengirimkan peringatan melalui surat fisik. Sebab hal ini akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan responsnya boleh jadi lambat sampainya ke Anda.

Berbagai upaya di atas membutuhkan waktu yang mungkin terbilang lama. Sementara kas perusahaan perlu terisi dengan segera. Atasi masalah kas perusahaan tersebut dengan mencari dana pinjaman cepat. Hal ini bisa dilakukan ke bank sehingga perusahaan tetap berjalan dengan baik.

Keterlambatan pembayaran yang dilakukan pelanggan merupakan salah satu masalah terbesar bagi perusahaan. Sangat penting untuk selalu mengantisipasi hal tersebut dengan sungguh-sungguh. Kalau perlu, lakukan berbagai tindakan pencegahan atau penagihan. Lakukan hal tersebut dengan serius sehingga cash inflow bisa berjalan baik dan membuat cash flow tetap dalam kondisi baik.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!