Teroris Tangerang Selatan Incar Acara Natal dan Tahun Baru

redaksi.co.id - Teroris Tangerang Selatan Incar Acara Natal dan Tahun Baru Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan, bom rakitan yang ditemukan Detasemen Khusus...

41 0

redaksi.co.id – Teroris Tangerang Selatan Incar Acara Natal dan Tahun Baru

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan, bom rakitan yang ditemukan Detasemen Khusus 88 di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan, rencananya diledakkan saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Dalam penggerebekan ini tiga orang terduga teroris tewas tertembak di rumah kontrakan tersebut.

Penangkapan berawal dari keterangan salah satu terduga teroris yang ditangkap lebih awal pada Rabu pagi bernama Adam Noor Syam. Ia ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan.

Dari dia (Adam) diperoleh informasi bahwa di lokasi (rumah kontrakan di Babakan, Setu) ada tiga orang yang sedang merakit bom, kata Iriawan saat menggelar konferensi pers di dekat lokasi penggerebekan terduga teroris, Rabu, 21 Desember 2016.

Iriawan menyebutkan, petugas sempat menyita beberapa pucuk senjata api. Masih ada satu saksi sedang kami kembangkan, kata dia. Penembakan terhadap tiga terduga teroris atas nama Omen, Helmi, dan Irwan karena mereka melawan. Kami minta menyerah tapi mereka melawan. Adam kepada petugas mengaku akan melaksanakan amaliah atau aksi teor saat peringatan Natal dan Tahun Baru. Targetnya yakni Pos Polisi Lalu Lintas di dekat Eka Hospital Bumi Serpong Damai (BSD). Skenarionya, pelaku akan menusuk polisi terlebih dahulu sebelum meledakkan bom bunuh diri.

Adam juga mengakui rencama peledakan bom akan dibantu tiga rekannya yakni Omen, Irwan, dan Helmi. Densus akhirnya menggerebek kontrakan merka di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Saat penggerebekan, ketiga orang tersebut justru melempar bom ke arah petugas.

Saat ini, tersangka Adam masih diperiksa secara intensif oleh Densus 88. Sedangkan, tiga orang yang meninggal dalam proses evakuasi menuju Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Adapun Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, terduga teroris yang dilumpuhkan di Tangerang Selatan diduga merupakan jaringan Bahrun Naim. Mereka, kata Awi, masih memiliki hubungan dengan sejumlah terduga teroris yang ditangkap di Bekasi dan Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

“Ini membuktikan apa yang disampaikan BN (Bahrun Naim) sebagai pembentukan sel-sel kecil,” kata Awi di kantornya, Rabu, 21 Desember 2016. “Mereka ini sel-sel kecilnya.”Sebelumnya, Densus 88 telah menangkap calon pengantin bom, Dian Yulia Novi, di rumah kosnya pada Sabtu, 10 Desember 2016. Selain Dian, polisi juga menangkap dua orang pria, masing-masing Nur Solihin, dan Agus Supriyadi di Kalimalan. Lima hari kemudian, Densus kembali menangkap satu keluarga di Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka adalah HG, suami, 39 tahun; TS, istri (37); dan putra mereka, 7 tahun.Dari pengembangan para tersangka di Bekasi dan Tasikmalaya tersebut, polisi menemukan fakta keterlibatan Adam Noor Syam, terduga teroris di Tangerang Selatan. Adam ditangkap sesaat setelah keluar dari kontrakannya, di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, sekitar pukul 08.00 pagi tadi.YOHANES PASKALIS | MUHAMMAD KURNIANTO

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!