Ekonom Ungkap Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

redaksi.co.id - Ekonom Ungkap Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Membaik Perekonomian Indonesia terus menunjukan perbaikan. Beberapa indikator yang membaik diharapkan menopang pada tahun depan.Chief Economist PT Bank...

44 0

redaksi.co.id – Ekonom Ungkap Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Perekonomian Indonesia terus menunjukan perbaikan. Beberapa indikator yang membaik diharapkan menopang pada tahun depan.

Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk Adrian Panggabean menerangkan, beberapa indikator tersebut antara lain ialah meningkatnya penjualan semen, mobil, dan pertumbuhan konsumsi.

“Dari sudut pandang domestik banyak hal yang memperlihatkan dinamika ekonomi Indonesia secara perlahan meningkat. Kalau kita lihat misalnya penjualan semen, mobil, motor, laju pertumbuhannya konsumsi perlahan naik,” kata dia dalam acara bertajuk Tantangan Pasar Finansial 2017 di Graha CIMB Niaga Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Kemudian, dia menuturkan harga komoditas yang membaik akan menopang nasional.

“Kedua harga komoditas bergerak naik, menguntungkan kita karena sektor primer dari PDB banyak dipengaruhi komoditas,” ujar dia.

Lalu, perekonomian nasional juga ditopang pertumbuhan kredit yang membaik. “Yang menarik loan naik terus, pada September, Oktober, mulai bergerak naik,” ujar dia.

Namun, dia menuturkan sentimen eksternal masih menjadi ancaman nasional. Terlebih, sejak Donald Trump terpilih jadi presiden Amerika Serikat (AS).

“Bahwa tahun 2017 sama dengan 2016 tantangan terbesar dari eksternal karena masalah global belum selesai, masuknya presiden AS situasi global, ketidakpastiannya bertambah, karena banyak tidak tahu Bapak Trump ini mau kemana,” tandas dia.

Adapun pemerintah menargetkan perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,1 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. Target ini mengacu pada dorongan dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan pemerintah, serta investasi infrastruktur yang memberi multiplier effect.

Wakil Presiden (JK) sebelumnya menilai ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 6 persen. Namun membutuhkan dana yang besar untuk menggerakkan roda ekonomi di dalam negeri.

Dia menjelaskan, saat ini 5 persen menjadi yang paling realistis. Namun bisa saja ekonomi Indonesia didorong tumbuh hingga 6 persen jika ada aliran dana yang masuk, salah satunya melalui opsi utang.

“Kalau kita fokus masalah ekonomi, kita tidak optimis benar, tapi jangan pesimis benar. Target pertumbuhan 5 persen angka yang sangat realistis. Kita bisa menulisnya 6 persen, tapi kita harus tambah utang, artinya membayar utangnya juga berat,” ujar dia.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!