Jangan Resign Dulu, Ini Cara Bahagia Meski Pekerjaan Menyebalkan

redaksi.co.id - Jangan Resign Dulu, Ini Cara Bahagia Meski Pekerjaan Menyebalkan Jika Anda terjebak dalam pekerjaan yang tidak disenangi, hal pertama yang Anda pikirkan biasanya mencari...

43 0

redaksi.co.id – Jangan Resign Dulu, Ini Cara Bahagia Meski Pekerjaan Menyebalkan

Jika Anda terjebak dalam pekerjaan yang tidak disenangi, hal pertama yang Anda pikirkan biasanya mencari pekerjaan baru. Saking tidak tertahankan, biasanya orang akan segera mengendurkan diri meskipun belum mendapat pekerjaan baru.

Kecuali kalau Anda memang punya penghasilan pasif, keputusan keluar tanpa pemikiran ini bukan yang terbaik. Tapi bukan berarti bertahan pekerjaan menyebalkan sama dengan memperpanjang penderitaan.

Ini cara bahagia meski pekerjaan menyebalkan sampai Anda menemukan pekerjaan baru seperti dikutip dari CekAja.com:

Belajar sebanyak mungkin

Jangan karena Anda membenci pekerjaan saat ini, Anda jadi tidak memanfaatkan kesempatan untuk belajar. Pikirkan pekerjaan menyebalkanmu sebagai batu loncatan.

Kalau perusahaan menawarkan pelatihan, ikuti sebanyak mungkin pelatihan dan seminar. Gunakan kesempatan ini untuk mempertajam keterampilan Anda.

Istirahat

Jangan paksakan diri. Kalau merasa jenuh, tinggalkan komputer lalu berjalan-jalan untuk mencari udara segar. Gunakan juga hak cutimu untuk menyegarkan pikiran dan memberikan Anda energi untuk bertahan sampai menemukan pekerjaan baru.

Bangun pertemanan tulus dengan rekan kerja

Pernah menonton film Office Space? Film ini menceritakan tentang sekelompok karyawan yang membenci pekerjaan mereka. Mereka kemudian berencana menanamkan virus untuk mencuri uang perusahaan, namun rencana ini gagal.

Film komedi ini mengisahkan betapa karyawan yang senasib sepenanggunan bisa menjadi sahabat yang kompak. Jadi daripada fokus pada pekerjaan yang menyebalkan, fokuslah pada hubungan Anda dengan rekan kerja. Punya sahabat yang asyik di di kantor bisa membuat Anda makin betah.

Membuat rencana

Daripada menghabiskan waktu untuk meratapi betapa merananya Anda, buat rencana untuk meninggalkan kantor. Pertama, menabung minimal tiga bulan gaji jika Anda ingin keluar kerja sebelum mendapat yang baru.

Kedua pertajam keterampilan. Ketika Anda ingin pekerjaan dengan gaji lebih besar di perusahaan besar, tentunya minimal Anda harus fasih berbahasa Inggris dan tidak gaptek.

Terakhir, berdedikasilah pada pekerjaan saat ini supaya bos Anda merasa kehilangan Anda ketika Anda mengundurkan diri. Tetap berikan yang terbaik, meskipun bagi Anda pekerjaan sangat menyebalkan. (

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!